Selasa, 13 Desember 2011

Wow! Sato, Pemecah Rekor Dunia Masturbasi 10 Jam Nonstop


img 
Sato
Umumnya seorang laki-laki tidak melakukan masturbasi lebih dari 1 jam. Tapi seorang pria di Jepang berhasil memecahkan rekor dunia melakukan masturbasi tanpa pasangan selama hampir 10 jam.

Masanobu Sato berhasil mencetak rekor dunia melakukan masturbasi sendiri (tanpa pasangan) selama hampir 10 jam dalam acara tahunan 9th Annual Masturbate-a-thon yang diselenggarakan oleh Center for Sex & Culture di 2009 yang salah satu pendirinya adalah Dr Carol Queen.

Sebelumnya di acara yang sama pada tahun 2008 ia menciptakan rekor melakukan masturbasi selama 9 jam 33 menit. Tapi di 2009 ia berhasil memecahkan rekor baru dengan melakukan masturbasi selama 9 jam 58 menit atau hampir mencapai 10 jam. Sementara pelaksanaan di tahun 2010 belum ada yang memecahkan rekor Sato.

"Kunci kemenangan utama saya adalah memiliki imajinasi yang berlimpah. Lalu yang kedua, saya juga melakukan olahraga renang 2 kali seminggu serta menambahkan massa otot sebesar 5 kg," ujar Sato yang juga bekerja di perusahaan Tenga, seperti dikutip oddee dari Huffington Post.

Rahasia selanjutnya adalah ia merasakan berbagai sensasi yang berasal dari Tenga (salah satu jenis sex toys dengan berbagai bentuk). Tenga ini membantunya untuk bisa melakukan masturbasi dalam jangka waktu panjang.

"Tanpa adanya variasi sensasi, maka penisku akan merasakan sensasi yang sama untuk waktu yang lama dan itu bisa melumpuhkan penis. Saya menggunakan 10 jenis Tenga yang berbeda sehingga penisku terhindar dari kelumpuhan," ungkapnya.

Sato menuturkan bahwa kadang ia merasa kelelahan saat melakukan masturbasi jangka panjang tersebut. Tapi ketika ia membayangkan banyaknya orang yang mendukung dirinya termasuk pacar, keluarga dan rekan kerja, maka ia berpikir harus memenangkan kontes ini.

"Tentu saja mereka tahu tentang ini dan mereka merasa bangga padaku sejak saya bisa memenangkan lomba tahun 2008. Saya sangat senang karena keluarga mengerti dengan baik," ujar Sato.

Jika ia sangat kelelahan, biasanya ia tidak bisa bangun tepat waktu keesokan harinya. Namun ia mengungkapkan bahwa dirinya bisa mencapai orgasme disela-sela waktu tersebut, lalu langsung melanjutkan masturbasi kembali tanpa mengambil waktu istirahat atau penis menjadi lembek.

Saat ini keinginannya tidak hanya berhenti sampai disitu, karena ia berharap bisa memenangkan lomba dengan melakukan masturbasi lebih dari 10 jam dan bersaing dengan pria-pria dari Eropa seperti London dan Denmark.

The Masturbate-a-thon sendiri adalah suatu event yang mana peserta melakukan masturbasi dalam rangka mengumpulkan uang untuk amal dan meningkatkan kesadaran publik agar menghilangkan rasa malu dan tabu mengenai segala bentuk aktivitas seksual.

Dana yang dikumpulkan ini digunakan untuk meningkatkan kesehatan perempuan, pencegahan, pendidikan dan pengobatan HIV, serta memberikan kontribusi dalam kampanye seks aman dan metode yang aman dalam ekspresi seksual.

Penelitian yang pernah dilakukan oleh 2 ilmuwan Amerika Serikat, William H Masters dan Virginia E Johnson pada tahun 1987 mengungkap sebagian besar orang pernah masturbasi.

Salah satunya mengungkap, 38 persen perempuan dan 61 persen laki-laki pernah masturbasi dalam setahun terakhir sedangkan 98 persen dari seluruh responden pernah masturbasi sedikitnya sekali seumur hidup.

Sedangkan penelitian di jurnal Sexual and Relationship Therapy tahun 2007 menyebutkan, masturbasi bisa mengurangi risiko gangguan prostat pada laki-laki. Selain meningkatkan sistem imun dan mencegah infeksi di kelenjar prostat, ejakulasi secara rutin juga mengurangi risiko kanker prostat.

Manfaat masturbasi juga bisa didapat oleh perempuan, antara lain mengurangi risiko infeksi pada organ reproduksi asalkan dilakukan dengan tetap menjaga kebersihan. Orgasme secara rutin juga melancarkan peredaran darah, sehingga mencegah kram panggul dan nyeri punggung.

Sementara menurut seksolog Dr Andri Wanananda dalam konsultasi kesehatan di detikhealth mengatakan Dr. Andri Wanananda MS selain manfaatnya sebagai pelepasan hasrat seksual secara mandiri tanpa partner, onani yang keseringan juga ada dampak buruknya.

Dampak negatifnya adalah bila sampai mengganggu kegiatan rutin atau aktivitas sehari-hari. Juga ancaman terjadinya ED (Ejakulasi Dini) di kemudian hari bila telah mempunyai partner seksual. Karena kebiasaan tanpa partner membuat orang yang biasa onani kesulitan mengatur ritme ejakulasi yang bersamaan dengan pasangan.


Sumber : Detikhealth.com


5 Cara Unik Untuk Memprediksi Kesehatan Seseorang


Kondisi kesehatan dan umur panjang seseorang bisa diukur lebih jelas daripada sebagian lain dari gaya hidup dan kebiasaan. Mereka yang mengasup nutrisi seimbang dan melakukan aktivitas fisik atau olahraga cenderung lebih sehat daripada mereka yang perokok berat atau mengalami kelebihan berat badan.

Namun, ada beberapa hal unik yang bisa digunakan untuk menebak kesehatan dan peluang seseorang yang berumur panjang. 
 Ini lima di antaranya, seperti dikutip Reader's Digest :

1. Panjang Jari

Peneliti Institut Penelitian Kanker (ICR) Inggris membandingkan lebih dari 1.500 pria penderita kanker prostat dengan lebih dari 3.000 pria secara acak. Hasilnya, pria yang memiliki jari telunjuk lebih panjang daripada jari manis mereka 33 persen memiliki peluang lebih rendah mengembangkan kanker prostat.

Pria yang berusia muda dengan jari telunjuk lebih panjang memiliki peluang mengalami kanker prostat lebih kecil, dengan penurunan risiko 87 persen.

2. Urutan Lahir
Meski tidak ada bukti definitif, beberapa studi menunjukkan bahwa anak laki-laki pertama yang dilahirkan memiliki hormon estrogen lebih tinggi saat kelahiran, sehingga meningkatkan risiko kanker testis di masa depan.

Anak yang lebih tua juga memiliki risiko lebih besar mengalami leukimia. "Banyak saran untuk menghindarkan anak yang lebih tua dari paparan virus dan bakteri di sekitar," ucap Elizabeth Rapley, ahli genetika molekuler dan juru bicara ICR di London.

3. Kekuatan Genggaman
Studi 25 tahun terhadap lebih dari 6.000 pria berusia 45-68 tahun menemukan, kekuatan cengkeraman adalah prediktor terbaik kesehatan seseorang di kemudian hari.

Mereka yang mencengkeram paling lemah, dua kali lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan daripada mereka dengan genggaman kukuh. Dalam sebuah studi terpisah yang dilakukan pada pria dan wanita usia lanjut ditemukan, kekuatan mencengkeram berkaitan dengan umur.

4. Rambut Rontok
Studi dilakukan para peneliti dari Harvard Medical School dan Brigham serta Rumah Sakit Wanita menunjukkan pola kebotakan, khususnya kebotakan di puncak kepala. Kebotakan di puncak kepala berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Pria yang botak di puncak kepala, 36 persen lebih mungkin menunjukkan gejala penyakit jantung daripada pria dengan rambut lebat. "Kami menemukan pria dengan kebotakan luas di bagian atas memiliki risiko terbesar mengalami penyakit jantung," kata JoAnn Manson, profesor kedokteran di Harvard Medical School.

5. Agama

Sebuah komunitas Advent Hari Ketujuh di Loma Linda California memiliki angka harapan hidup 88 tahun, 10 tahun lebih lama daripada harapan hidup nasional di AS. Menurut ahli, salah satu alasan yang mungkin berada di baliknya adalah komunitas Advent melarang minum alkohol atau merokok, serta banyak di antara mereka yang melakukan pola makan vegetarian sesuai petunjuk gereja.

Dr Gary Fraser, seorang peneliti dengan Sekolah Universitas Loma Linda yang melakukan penelitian mengatakan kepada BBC, "Kami tak tahu apa sebabnya saat ini, tapi orang yang pergi ke gereja secara teratur, apa pun iman mereka hidup lebih lama."


Sumber : Vivanews.com

50% Pasien Hipertiroid Sembuh Dengan Obat, Sisanya Bolak-balik ke Dokter


img 
Pengobatan untuk pasien yang menderita gangguan tiroid seperti hipertiroid tidak sama. Hanya 25-50 persen pasien hipertiroid yang bisa sembuh dengan obat, sisanya harus bolak-balik ke dokter untuk terus berobat.

"Hanya 25-50 persen pasien hipertiroid yang betul-betul sembuh sempurna dengan obat," ujar Prof Dr Johan S Masjhur, SpPD-KEMD, SpKN dalam acara seminar media Waspadai Gangguan Kesehatan Akibat Kelainan pada Kelenjar Tiroid, di Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Prof Johar menuturkan merupakan hal yang lazim atau tidak mengherankan jika ada orang dengan gangguan tiroid harus bolak-balik ke ke dokter, tergantung berapa lama ia bisa bertahan dengan obat.

Lebih lanjut Prof Johar menjelaskan ada beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi hipertiroid yaitu :
  1. Menggunakan obat anti tiroid
  2. Menggunakan iodium radioaktif
  3. Melalui pembedahan atau operasi dengan mengangkat kelenjar tiroid
  4. Targeted theraphy, menggunakan suatu zat untuk menghambat fungsi hormon tapi saat ini masih dalam tahap perkembangan.

Hipertiroid terjadi ketika kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif sehingga menghasilkan hormon tiroid secara berlebihan yang membuat metabolisme tubuh menjadi lebih cepat dan bisa membuat kualitas hidup dari penderitanya menurun.

Orang dengan hipertiroid memiliki gejala seperti berikut ini :

1. Denyut jantung yang sangat cepat atau lebih dari 100 per menit
2. Memiliki keringat berlebih dari biasanya
3. Tangan gemetar dan rambut rontok
4. Peningkatan frekuensi buang air besar
5. Pertumbuhan kuku yang sangat cepat
6. Tidak tahan dengan udara panas
7. Kulit tipis dan halus
8. Penurunan berat badan meskinpun pola makan normal atau banyak
9. Cemas dan mudah tersinggung
10. Terjadi gangguan menstruasi.

Hormon tiroid merupakan salah satu hormon kehidupan, sehingga pengobatan yang diperlukan biasanya memakan waktu lama. Penderita hipertiroid yang mengonsumsi obat bisa mengalami masa remisi (sembuh sementara) sehingga ia bisa berhenti minum obat.

Tapi jika ada suatu hal yang bisa menjadi pemicu atau pencetusnya maka kondisi hipertiroid bisa kambuh kembali dan biasanya ia harus mengonsumsi obat itu lagi. Dalam mendiagnosis hipertiroid ini diketahui jumlah hormon tiroid T3 dan T4 nya tinggi tapi kadar hormon TSH (Thyroid-stimulating hormone) rendah.


Sumber : Detikhealth.com


Mengukur Kesehatan dari Kondisi Wajah


Kecantikan luar seseorang ternyata bisa berbicara lebih banyak mengenai kondisi kesehatannya. Seorang dermatolog, Anne Chapas, mengatakan, kondisi kulit dapat dijadikan petunjuk adanya gangguan kesehatan atau penyakit tertentu.

"Kulit dapat mencerminkan apa yang terjadi di dalam tubuh," ucap Chapas, dari Asosiasi Dermatolog di New York. Menurutnya, kulit merupakan bagian kekebalan tubuh yang melindungi tubuh dari lingkungan luar. "Saat tubuh tengah mengalami suatu penyakit, hal ini bisa terlihat dari kulit, seperti timbulnya jerawat atau kemerahan."

Berikut beberapa masalah kesehatan yang dapat dideteksi dari wajah :


1. Jerawat di Dagu
Penyebab: Ketidakseimbangan hormon

Sebagian wanita mengalami jerawat di bagian dagu sebelum menstruasi. Ini seringkali disebabkan adanya kenaikan hormon progesteron dan testosteron. Sebagian wanita mengalami jerawat ringan, namun sebagian lagi mengalami jerawat parah sehingga membutuhkan perawatan khusus.

"Jerawat kistik di dagu atau di sepanjang garis rahang bisa menjadi tanda sindrom ovarium polikistik [PCOS] dan kelainan hormon lain," kata Chapas. Jika tidak diobati, kondisi dapat meningkatkan risiko diabetes dan infertilitas.

Untuk pasien tertentu, meminum pil KB secara teratur adalah cara efektif menyeimbangkan kadar hormon dan membersihkan kulit. Menghindari gula juga dipercaya dapat mengurangi rangsangan hormonal.

2. Lingkaran Gelap dan Bengkak di Bawah Mata

Penyebab: Alergi

Alergi kronis melebarkan pembuluh darah dan dapat membocorkannya sehingga membuat lapisan kulit di bawah mata membengkak dan berwarna gelap.

Ranella Hirsch, MD, dermatolog di Boston mengatakan, alergen juga memicu pelepasan histamin, zat kimia yang memicu pembengkakan, rasa gatal dan berair saat menggosok mata. "Menggosok bagian kulit tipis di mata dapat membuat lebih banyak iritasi dan kapiler bocor," kata Hirsch.

Cara mengatasinya: Jika baru merasakan gejala, segeralah minum obat antihistamin untuk mengurangi iritasi. Bila parah, sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

3. Bercak Kemerahan
Penyebab: Stres, gangguan pencernaan, atau penyakit lupus

Bercak merah yang kerap terdapat pada wajah dan leher dapat berhubungan dengan adanya stres akibat fluktuasi hormon stres. Menurut Hirsch, Rosacea atau sekelompok jerawat kecil yang tampak seperti benjolan merah, bisa menjadi tanda penyakit pencernaan.

"Kulit dan saluran pencernaan dirancang untuk melindungi tubuh. Itulah sebabnya  masalah pencernaan dapat terlihat pada kulit," jelas Chapas.

Studi pada tahun 2008 menemukan, penderita rosacea yang minum antibiotik dapat membersihkan bakteri dari organ pencernaan juga memperbaiki kondisi kulit.

Namun, ruam merah yang menjalar di atas bagian tengah pipi bisa menjadi gejala lupus, penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh," jelas Hirsch.

Jika Anda merasa lebih lelah dari biasanya, mudah memar dan berat badan yang menurun atau bertambah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Selain itu, hindari makanan pedas dan sinar matahari yang dapat memperburuk warna kemerahan. Serta lakukan kegiatan yang bisa mengurangi stres seperti berolahraga dan yoga.

Asupan probiotik, bakteri sehat seperti yogurt, kefir dan miso dapat membantu menciptakan pencernaan yang sehat. 
Sumber : Vivanews.com

Rahasia Orang Gila Selalu Sehat

Pernahkah anda berpikir, mengapa orang gila selalu sehat? Apa rahasianya? Beberapa kali kita berusaha memikirkan mengapa orang gila tidak pernah sakit? Tidak pernah kita melihat sekali pun ada orang gila kerokan di pinggir jalan, meminum obat, memakai koyok, atau bahkan sakit gigi sekalipun. Jawabannya adalah KARENA MEREKA TIDAK PERNAH STRESS !!!

Orang gila tidak pernah sakit karena mereka tidak pernah stress. Mereka tidak pernah berpikir macam-macam. Makanan apa pun mereka makan. Tidak seperti kita. Sudah ada ayam goreng, masih mencari sate kambing. Sudah ada soto kerbau, masih mencari pizza, hotdog, dan lain sebagainya. Sedangkan orang gila tidak pernah minta makanan macam-macam. Makanan apapun asal namanya makanan tetap mereka makan. Bahkan nasi basi pun mereka makan.

Kedua, orang gila itu selalu qona’ah. Mereka itu triman. Menerima apa pun pemberian Alloh kepadanya. Tidak pernah menuntut macam-macam. Tidak seperti kita. Sudah diberi sepeda, masih minta motor. Sudah punya motor, masih minta mobil. Rumah sudah bagus, masih saja selalu merasa ada yang kurang. Akhirnya beli ini beli itu, renovasi ini renovasi itu. Ujungnya hutang sana sini untuk kebutuhan tersebut. Nah, ketika hutangnya sudah menggunung, jatuh sakitlah dia.

Orang gila itu entah punya pakaian ataupun tidak, mereka santai saja. Kalau mengantuk, ya tidur saja. Mereka tidak butuh tikar, apalagi kasur atau springbed. Ada lho diantara kita yang tidak bisa tidur di atas tikar. Gara-garanya karena sudah terbiasa tidur di springbed. Tidur tanpa AC juga tidak bisa.

Orang gila jarang sakit juga adalah karena mereka selalu berbahagia. Nyatanya mereka tampak selalu tersenyum. Betul kan? Orang yang selalu tersenyum pasti hatinya bahagia dan tenteram. Everething is running well, bahasa kerennya. Semuanya berlalu dengan baik-baik saja. Tidak pernah ada masalah. Kalaupun ada masalah, dia menganggap itu sebagai hiburan yang menyenangkan. Makanya dia senantiasa tersenyum.

Nah, kalau anda semua ingin selalu sehat jadilah “orang gila”. Maksudnya, hiduplah dengan qona’ah, narimo, tidak usah punya keinginan macam-macam dan selalulah tersenyum. Mudah-mudahan anda sehat selalu walaupun selalu dan terus tersenyum.
 
 

Sumber : Superampuh.com




Jumat, 09 Desember 2011

Astaga! Remaja Dirampok Akibat Lebay dan Pamer Kemewahan di Facebook

Akibat suka narsis dan pamer kemewahan di Facebook berujung sial bagi remaja ini. Benda-benda elektronik yang ditunjukkannya menarik perhatian teman Facebook yang ternyata maling. 

Alhasil, apartemen si remaja pun dibobol. Remaja yang tak disebut identitasnya itu tinggal di Sao Paulo, Brazil. Menurut Fabiana do Sena, polisi yang menyelidiki kasus ini, pencetus ide perampokan belakangan diketahui sebagai salah satu teman sekolahnya.

Si maling tergoda dengan benda-benda elektronik yang dipamerkan remaja itu di Facebook. Entah bagaimana, ia berhasil mencuri kunci rumah sang remaja dan meminta bantuan dua orang dewasa merampok apartemen korban di wilayah kelas menengah di Sao Paulo. Dua perampok tersebut sukses membobol rumah korban dan menawan keluarganya. Mereka pun meraup beberapa barang berharga seperti perhiasan, jam tangan, benda elektronik dan uang tunai.

Polisi mendengar laporan perampokan ini dan memburu tersangka. Dua maling itu ternyata bersenjata dan terlibat tembak-tembakan dengan polisi. Akhirnya, keduanya tewas diterjang timah panas aparat. Remaja yang mengagagas perampokan ditangkap dan mengakui perbuatannya. “Para remaja menampilkan informasi pribadinya di website itu. Penting bagi orang tua menasehati agar mereka tidak melakukannya,” ucap Sena, seperti dilansir The Register.



Sumber : Detikinet.com



Meralgia Paresthetica (Mati Rasa di Paha Karena Saraf Terjepit)


img
1. Deskripsi
Meralgia paresthetica adalah kondisi yang ditandai oleh kesemutan, mati rasa dan nyeri terbakar di bagian luar paha. Penyebab meralgia paresthetica adalah tekanan pada saraf yang memasok sensasi ke permukaan kulit paha.

Pakaian ketat, obesitas, dan kehamilan adalah penyebab umum meralgia paresthetica. Meralgia paresthetica juga dapat disebabkan oleh trauma lokal atau penyakit seperti diabetes.

Dalam kebanyakan kasus, meralgia paresthetica bisa reda dengan tindakan konservatif, seperti mengenakan pakaian longgar. Pada kasus yang parah, pengobatannya dapat menggunakan obat-obatan untuk meringankan ketidaknyamanan hingga operasi.

2. Gejala
Tekanan pada saraf kutaneus lateralis femoralis yang memasok sensasi ke paha atas dapat menyebabkan gejala-gejala dari meralgia paresthetica, antara lain:

a. Kesemutan dan mati rasa di bagian luar paha
b. Rasa sakit terbakar di dalam atau pada permukaan bagian luar paha
c. Nyeri dan kusam di daerah pangkal paha atau bokong
d. Gejala ini umumnya terjadi hanya pada satu sisi tubuh dan dapat semakin terasa ketika berjalan atau berdiri.

3. Penyebab
Meralgia paresthetica terjadi ketika saraf kutaneus lateralis femoralis, yaitu saraf yang memasok sensasi ke permukaan luar paha, tertekan atau terjepit. Saraf kutaneus lateralis femoralis adalah saraf sensorik dan tidak mempengaruhi kemampuan untuk menggunakan otot-otot kaki.

Pada kebanyakan orang, saraf ini melewati pangkal paha ke paha atas tanpa kesulitan. Tapi pada meralgia paresthetica, saraf kutaneus lateralis femoralis terjebak di bawah ligamentum inguinalis yang membentang sepanjang pangkal paha, dari perut ke paha atas.

Penyebab umum tekanan ini adalah kondisi yang menyebabkan tekanan pada pangkal paha, seperti :
1. Pakaian ketat
2. Kegemukan
3. Kehamilan
4. Jaringan parut dekat ligamentum inguinalis karena cedera atau pembedahan
5. Berjalan, bersepeda, atau berdiri untuk jangka waktu yang lama
6. Cedera syaraf, baik karena diabetes atau setelah kecelakaan kendaraan bermotor

4. Perawatan dan Obat-obatan
Pengobatan untuk meralgia paresthetica berfokus pada meringankan tekanan pada saraf.

a. Tindakan Konservatif
Tindakan konservatif efektif bagi kebanyakan orang. Rasa sakit biasanya akan hilang dalam waktu beberapa bulan. Caranya antara lain :
1. Memakai pakaian longgar
2. Menurunkan berat badan
3. Meminum obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen, ibruprofen, atau aspirin.

b. Obat-obatan
Jika gejalanya masih mucul selama lebih dari dua bulan atau rasa sakit bertambah parah, pengobatan dapat mencakup :
1. Suntikan Kortikosteroid
Suntikan dapat mengurangi peradangan dan mengurangi rasa sakit untuk sementara. Kemungkinan efek sampingnya adalah: infeksi sendi, kerusakan saraf, rasa sakit, dan pemutihan kulit di sekitar tempat injeksi.

2. Antidepresan Trisiklik
Obat-obat ini dapat mengurangi rasa sakit. Efek sampingnya antara lain: rasa kantuk, mulut kering, sembelit, dan gangguan fungsi seksual.

3. Gabapentin atau Pregabalin
Obat anti kejang dapat membantu mengurangi gejala yang menyakitkan. Efek sampingnya antara lain: sembelit, mual, pusing, mengantuk, dan badan terasa ringan.

5. Operasi
Operasi jarang dilakukan. Pilihan ini hanya untuk pasien dengan gejala yang berat dan telah lama tidak sembuh.



Sumber : MayoClinic


3 Gaya Merespn Emosi dan Dampaknya Pada Kesehatan


img
Bagaimana gaya marah Anda? Suka memendam emosi, meledak-ledak atau mengalihkan emosi ke hal lain? 

Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk merespons emosi tersebut. Dan ternyata, cara Anda merespons emosi bisa berdampak pada kesehatan tubuh.

Emosi adalah istilah yang digunakan untuk keadaan mental dan fisiologis yang berhubungan dengan beragam perasaan, pikiran dan perilaku. Setiap manusia memiliki emosi, entah senang dan gembira, marah ataupun sedih. Tidak ada yang salah dengan emosi, masalahnya banyak orang yang sangat berlebihan memaknai dan merespons emosi tersebut.

Ada 3 cara yang biasanya dilakukan orang untuk merespons emosi, yaitu:

1. Menekan atau Memendam Emosi
Orang yang suka menekan emosi mungkin akan terlihat tenang, namun emosi yang selalu ditekan tersebut suatu saat akan meledak.

Pada dasarnya, orang dengan tipe ini juga akan mudah tersinggung, marah dan merasa tersakiti. Dan tanpa disadarinya, emosi yang terpendam akan tercermin pada sikap yang tidak menyenangkan, sering berkata kasar dan menyakitkan.

"Orang yang menekan emosi lebih banyak diam dan marahnya dipendam, tapi dia suka ngoceh dan suatu saat bisa 'meledak'. Orang seperti ini jika lama-lama dibiarkan bisa mengalami gangguan jantung, tenggorokan dan kanker," jelas Irma Rahayu, Soul Healer dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta.

Dia juga menyebutkan bahwa kebanyakan orang yang menderita sakit yang tidak tersembuhkan disebabkan karena kemarahan dan kecemasan yang sering ditekan.

2. Melampiaskan Emosi
Banyak yang menganggap bahwa orang yang bisa melampiaskan emosi bisa lebih sehat ketimbang yang suka memendamnya. Namun emosi yang dilampiaskan secara berlebihan efeknya hanya sesaat. Emosi yang dikeluarkan dengan spontan marah atau ngamuk masih akan tersimpan dan tidak hilang begitu saja.

"Orang yang melampiaskan emosi dapat membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Akibatnya, orang seperti ini sering mengalami gangguan metabolisme dan gangguan fisik," ujar Muhammad Gunawan, co fasilitator EHI.

3. Mengalihkan Emosi pada Hal Lain
Orang tipe ini biasanya akan mengalihkan emosi dan stres pada hal-hal lain yang dianggap bisa melupakan masalahnya, seperti berbelanja barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan, makan berlebihan, merokok, tidur, kerja berlebihan atau bahkan becanda sepanjang hari.

"Orang yang merokok itu pasti stres dan sebenarnya dia tahu bahwa rokok itu tidak sehat tapi masih menghisapnya," ujar Gunawan.

Meski bisa melupakan emosi negatif yang tidak menyenangkan, namun Irma menuturkan bahwa mengalihkan emosi bukanlah yang baik untuk mengatasi masalah.

"Ini sama saja Anda sedang memetik daun teh dan menaruh di keranjang belakang punggung. Anda lupa, tapi lama-lama akan semakin berat. Jangan pernah melupakan masalah karena itu artinya Anda tidak menyelesaikannya. Orang yang sering melupakan masalah bukan berarti tidak punya masalah, tapi masalahnya akan menumpuk dan tiba-tiba 'ambruk'," ujar Irma.

Cara Terbaik Merespons Emosi
Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal.

"Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan dia hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda sendiri," tutup Irma.



Sumber : Detikhealth.com


 

Mengerikan! Overdosis Koyo, Jantung Seorang Nenek Berhenti Berdetak Saat Mandi Air Panas


img
Seorang nenek meninggal beberapa saat setelah mandi air hangat (hot bath). Bukan karena kepanasan, tapi si nenek meninggal karena overdosis koyo obat penghilang rasa sakit yang dipicu oleh air panas saat mandi.

Barbara Reynolds (67 tahun) sedang menggunakan obat penghilang rasa nyeri kronis yang dideritanya sejak tahun 2002, pada saat mandi air hangat dirumahnya di Leicestershire. Panas pada air ternyata mempercepat pelepasan obat penghilang rasa sakit.

Si nenek menggunakan patch Fentanil (berbentuk koyo) untuk nyeri kronis yang dideritanya sejak tahun 2002. Namun 'gelombang' dari obat masuk lebih banyak ke tubuhnya, yang membuat jantungnya berhenti berdetak.

Menurut Pengadilan Loughborough, nenek Barbara biasanya hanya memakai satu patch di lengannya, yang merilis 100 mcg dari obat setiap jam. Namun pada pagi hari kematiannya, si nenek menggunakan patch baru tanpa melepaskan yang lama.

Pada hari itu, nenek Barbara juga dilaporkan merasa bingung karena efek obat anti-depresan Amitriptyline, yang juga digunakannya dalam bentuk patch (koyo).

"Saya membawanya ke kamar mandi seperti biasa, sebelum membuatnya minum dan mengajak anjing kami berjalan-jalan. Setelah satu jam berjalan-jalan, saya kembali dan air kamar mandi masih terdengar menyala. Dia sengaja terus menyalakan air agar airnya terasa panas. Saya naik ke atas dan dia sudah meninggal di bak mandi," jelas suaminya Charles Reynolds (72 tahun), seperti dilansir Dailymail.

Sebenarnya, US Federal Drug Administration dan UK Medicines and Healthcare products Regulations Authority (MHRA) telah melarang menggunakan koyo obat pada saat mandi.

"Dia mungkin membacanya saat pertama memakai, tetapi Anda tidak akan membacanya setiap kali jika Anda telah menggunakannya untuk waktu yang lama dan beberapa perintah sulit dipahami untuk orang awam," jelas Charles Reynolds saat pemeriksaan.

Menurut Dr Tim Johnson, konsultan dalam manajemen nyeri, berbaring di dalam bak air panas dapat menyebabkan gelombang Fentanil masuk ke dalam tubuh lebih banyak dan menyebabkan nenek terbius (anaesthetise).

"Masalah sebenarnya adalah bahwa Barbara Reynolds mungkin tidak mengerti apa yang ia lakukan. Jika dia tidak membaca leaflet informasi, dia tidak mungkin menyadari bahaya," tutup Dr Tim Johnson.

Fentanyl adalah obat penghilang rasa sakit yang kuat, mirip dengan morfin, dan dilepaskan perlahan-lahan ke dalam aliran darah melalui sebuah patch lengket.

Tapi NHS memperingatkan ada hal-hal yang sangat penting untuk diperhatikan pasien, yaitu :

  1. Tidak boleh digunakan dengan patch tambahan (jika ingin mengganti patch, patch lama harus dilepas).
  2. Tidak membiarkan orang lain menggunakan patch Anda.
  3. Tidak memotong atau membagi patch.
  4. Tidak untuk digunakan segera setelah mandi atau shower (memungkinkan kulit untuk mendingin dulu).
  5. Tidak boleh mengaplikasikan panas pada daerah yang dipasangi patch, misalnya botol air panas.

    Sumber : Detikhealth.com



    17 Jenis Penyakit Akibat Memendam Emosi

    img
    Memendam Emosi
    Memendam emosi atau perasaan tidak hanya berdampak pada gangguan psikis tetapi juga dapat berdampak langsung pada gangguan kesehatan tubuh. Ada beberapa penyakit yang terjadi jika Anda sering memendam emosi.
     
    Emosi dan perasaan trauma yang tidak ditangani dengan baik, lama-lama dapat menumpuk pada bagian tubuh dan berpotensi menimbulkan penyakit. Ini karena orang yang emosinya kacau otomatis imun tubuhnya turun, napas berantakan, suhu tubuh naik, depresi atau terlihat lebih tua, juga emosi negatifnya lama-lama menumpuk di bagian-bagian tubuh lain.

    Berikut beberapa penyakit yang berhubungan dengan emosi, yaitu :

    1. Alergi, karena penyangkalan akan kekuatan dan kemampuan diri.

    2. Radang sendi, karena perasaan tidak dicintai, ditolak dan perasaan dikorbankan.

    3. Demam, karena perasaan marah yang tidak mampu diekpresikan.

    4. Ginjal, karena kekecewaan, perasaan gagal, rasa malu yang ditekan.

    5. Maag, karena takut, cemas, perasaan tidak puas pada diri sendiri.

    6. Penyakit paru-paru, karena putus asa, kelelahan emosional, luka batin.

    7. Sakit punggung, karena ketakutan akan uang, merasa terbebani.

    8. Sakit pinggang, karena rasa tidak dicintai, butuh kasih sayang.

    9. Jantung, karena rasa kesepian, merasa tidak berharga, takut gagal dan marah.

    10. Kanker, karena kebencian terpendam atau makan hati yang menahun.

    11. Diabetes, karena keras kepala, tidak mau disalahkan.

    12. Glaukoma, karena tekanan dari masa lalu dan tidak mampu memaafkan.

    13. Jerawat, karena tidak menerima diri sendiri, tidak suka pada diri sendiri.

    14. Pegal-pegal, karena ingin dicintai dan disayangi, butuh dipeluk dan kebersamaan.

    15. Obesitas, karena takut, ingin dilindungi, kemarahan terpendam, tidak mau memaafkan.

    16. Mata minus, karena takut akan masa depan.

    17. Mata plus, karena tidak mampu memaafkan masa lalu.


    "Orang yang emosinya tenang, apapun yang dilihatnya lebih jelas. Bila Anda punya masalah lalu dibawa ibadah, mau sujud beribu-ribu kali kalau emosi Anda belum tenang akan percuma," lanjut Irma.

    Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal.

    "Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan dia hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda sendiri," tutup Irma.
     
     
     
     
     
     
     
     

    Kamis, 08 Desember 2011

    Wahai Wanita! Jangan Pakai Bra 24 Jam


    Beberapa wanita percaya menyangga payudara secara terus menerus boleh mengelakkan payudara turun. Namun kebiasaan itu ternyata boleh mencetuskan peningkatan suhu badan sekitar payudara yang lama-lama berisiko terkena kanser.

    Dua saintis Sydney Singer dan isterinya Soma Grismaijer pada tahun 1991 melakukan penelitian mengenai berapa lama waktu yang ideal untuk memakai tudung dada wanita atau bra?

    Jawapannya ternyata kurang dari 12 jam. Wanita yang ingin mengelakkan kanser payudara harus memakai bra dalam masa sesingkat mungkin, dan sebaiknya kurang dari 12 jam per hari.

    Singer dan Grismaijer mengkajii kebiasaan memakai bra 4.500 wanita di lima bandar di seluruh Amerika Syarikat. Keputusan kajiannya telah diterbitkan dalam sebuah buku Dressed To Kill: The Link Between Breast Cancer and Bras.

    Keputusan kajian menunjukkan wanita yang memakai bra selama 24 jam sehari berisiko paling tinggi terkena kanser payudara. Sedangkan wanita yang jarang memakai bra paling sedikit risikonya.

    Perbandingan keputusan kajian tersebut menunjukkan :
    1. 3 dari 4 wanita yang memakai bra 24 jam per hari
    2. 1 dari 7 wanita yang memakai bra lebih dari 12 jam per hari, tetapi tidak menggunakannya ketika tidur
    3. 1 dari 152 wanita yang memakai bra kurang dari 12 jam per hari
    4. 1 dari 168 wanita yang jarang atau bahkan yang tidak pernah memakai bra sama sekali

    Jadi risiko wanita yang memakai bra selama 24 jam mempunyai 125 kali ganda risiko terkena kanser payudara berbanding yang jarang memakai bra.

    Waktu yang paling tepat untuk mengistirahatkan payudara dengan tanpa memakai bra adalah waktu tidur. "Jangan tidur dengan bra," kata Sydney Singer, seperti dilansir dari chetday.

    Memijat payudara disertai menarik nafas panjang setiap kali melepas bra boleh memperlancar aliran getah bening dan mencegah berkembangnya kanser pada payudara. Sistem limfatik pada payudara hanya berkembang sepenuhnya selama kehamilan dan menyusui, sehingga wanita yang memakai bra sehari-hari, menunda memiliki anak dan yang tidak menyusui boleh terkena risiko kanser payudara yang lebih tinggi.

    Sekitar 75 peratus wanita yang terkena kanser payudara sebenarnya tidak mempunyai faktor risiko kanser. Hal ini memunculkan dugaan bahawa penggunaan bra yang tidak betul atau terus-terusan memakai bra merupakan faktor yang dapat menjelaskan hal tersebut.
    Ukuran bra yang tidak tepat atau terlalu ketat boleh membantu pertumbuhan kanser di payudara. Kerana bra yang salah boleh menghalang peneutralan bahan kimia berbahaya dalam tubuh yang menyebabkan kanser. Dan sekitar 80 peratus wanita menggunakan bra yang salah. Alasan utama mengapa bra yang ketat boleh membahayakan kesihatan adalah kerana boleh menyekat aliran getah bening di payudara. Normalnya, cecair getah bening mencuci bahan sisa dan racun lain, serta melepaskannya dari payudara.

    Menggunakan bra terlalu lama juga meningkatkan suhu payudara, dan wanita yang memakai bra memiliki kadar hormon prolaktin (hormon yang berfungsi merangsang kelenjar air susu) yang lebih tinggi. Kedua-dua hal ini dapat mempengaruhi pembentukan kanser payudara.




    9 Gerakan Olahraga yang Sering Dilakukan Dengan Salah

    Saat olahraga seringkali orang melakukan gerakan yang salah. Meskipun saat di gym seseorang didampingi oleh instruktur, namun tetap saja masih ada kemungkinan melakukan gerakan yang salah.

    "Tubuh dapat diatur untuk bergerak dengan cara yang tepat. Gerakan olahraga yang salah justru dapat memberikan tekanan yang berlebihan pada tubuh, atau bahkan dapat menyebabkan cedera. Cedera tersebut akan menghambat kemajuan latihan atau bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari," kata ahli fisiologi olahraga Michele Olson.

    Berikut 9 kesalahan gerakan saat olahraga yang sering dilakukan seperti dikutip dari FoxNewsHealth,    antara lain :

    1. Angkat Beban Di atas Kepala Terlalu Lama dan Terlalu Keras
    Kesalahan: Melengkungkan badan ke belakang sehingga tulang rusuk menonjol, hal tersebut dapat menyebabkan atau berisiko cedera bahu.

    Cara mengatasinya: Menjaga tulang rusuk ke bawah dan lutut sedikit ditekuk saat angkat beban.

    2. Langkah yang Pendek Saat Akan Melompat
    Kesalahan: Mengambil langkah yang pendek dan ragu-ragu ketika akan melompat dapat menyebabkan tekanan yang berlebihan pada lutut depan. Hal tersebut dapat berisiko untuk melukai tendon. Sehingga jika melakukan gerakan yang salah tersebut selama jangka panjang dapat menyebabkan artritis.

    Cara mengatasinya: Ambil sebuah langkah yang cukup besar sehingga tumit depan berada sekitar 2 meter di depan lutut belakang.

    3. Sit Up tTidak Berfokus pada Otot Inti
    Kesalahan: Hasil penelitian telah menemukan bahwa, gaya latihan Pilates yang lebih berfokus pada menggunakan otot inti untuk menstabilkan akan lebih efektif dalam latihan daripada dengan membungkukkan atau menekuk tulang.

    Cara mengatasinya: Tidak perlu untuk melarang sit up sama sekali, tetapi pastikan untuk melakukan campuran gerakan yang dapat menstabilkan latihan, seperti Pilates.

    4. Cara Peregangan yang Salah
    Kesalahan: Sambil membungkuk dan membiarkan seluruh tubuh menjuntai lurus ke bawah, sementara berat badan meraih jari-jari kaki untuk meregangkan paha belakang. Hal tersebut sama dengan menempatkan sekitar 600 pon tekanan pada tulang belakang atau pada wanita sekitar 140 pon.

    Berat badan seluruh tubuh mengikuti gaya gravitasi. Gaya gravitasi tersebut akan memusatkan beban pada bagian belakang, sehingga membebani tulang belakang. "Melakukan peregangan seperti ini selama 30-60 detik dapat menyebabkan tulang belakang rentan untuk pecah," kata Olson.

    Cara mengatasinya: Duduklah dan meletakkan beban saat meraih jari-jari kaki. Peregangan yang sama persis dilakukan dari posisi duduk akan jauh lebih aman.

    5. Mengangkat Beban Terlalu Tinggi
    Kesalahan: Mengepakkan tangan terlalu tinggi saat mengangkat beban. Hal tersebut dapat menyebabkan tulang lengan atas membebani ruang tulang rawan," kata Olson.

    Cara mengatasinya: Mengangkat beban tidak terlalu tinggi.

    6. Dagu Menempel pada Leher Saat Gerakan Membungkuk
    Kesalahan: Menempelkan dagu pada leher dalam latihan apapun, sehingga menyebabkan rasa sakit pada leher.

    Cara mengatasinya: Menjaga dagu agar tidak menempel pada leher atau dada saat membungkuk.

    7. Mempertahankan Gerakan yang Salah
    Kesalahan: Mengangkat pinggul saat gerakan seharusnya kepala, pinggul, dan tumt berada dalam garis lurus. Tentunya dengan gerakan tersebut, hasil yang didapat kurang efektif.

    Cara mengatasinya: Fokus pada menjaga tubuh dalam garis lurus dari kepala, pinggul, dan tumit. Perlu diingat bahwa lebih baik untuk menahan bentuk gerakan yang sempurna selama 20 detik daripada melakukan 1 menit penuh dengan gerakan yang salah.

    8. Push Up Dengan Gerakan yang Salah
    Kesalahan: Posisi tangan lebih lebar dari bahu ketika melakukan push up. Hal tersebut dapat menempatkan tekanan pada bagian depan bahu.

    Cara mengatasinya: Masuk ke posisi push up dengan pergelangan tangan secara langsung di bawah bahu. Gerakan push up yang benar tidak akan menyebabkan bahu terasa tegang.

    9. Gerakan Peregangan yang Dilakukan Sebelum Lari Salah
    Kesalahan: Sebelum berlari, ketika melakukan posisi peregangan seperti di lantai dengan lutut ditekuk ke dalam dan telapak kaki berpaling ke luar menekan lutut, akan rentan terhadap cedera.

    Cara mengatasinya: Untuk peregangan yang lebih aman dengan tekanan pada lutut yang kurang dapat dilakukan dengan memutar lutut ke luar, sehingga menekan paha bagian dalam. Kemudian meraih jari-jari kaki untuk merasakan peregangan.



    6 Tanda dan Gejala Orang Harus Pakai Kacamata

    Mata memegang peranan penting dalam hidup manusia karena 83 persen informasi yang didapatkan seseorang setiap harinya berasal dari mata. Tapi seiring usia atau perilaku yang buruk terhadap mata kadang membuat kemampuan melihat jadi menurun. Untuk membantu penglihatan, kacamata jadi pilihannya.

    Kacamata diperlukan untuk membantu seseorang agar bisa melihat lebih jelas dan terang. Tapi kapan seseorang tahu bahwa ia membutuhkan kacamata untuk melihat sekitarnya?

    Gangguan penglihatan yang paling umum yang menandakan orang harus pakai kaca mata seperti dikutip dari Ortopadusa.com,  adalah:

    1. Susah melihat benda baik dengan satu mata atau kedua mata
    2. Harus menyipitkan mata untuk melihat benda-benda pada jarak wajar yang seharusnya dapat dilihat dengan mata normal
    3. Sering mengeluh pandangan kabur atau berbayang ketika melihat dalam objek dalam jarak dekat atau jauh
    4. Sering mengeluh sakit kepala, kemerahan pada mata atau kelelahan pada mata terutama setelah membaca
    5. Membutuhkan jarak pandang dekat dengan objek agar terlihat lebih jelas
    6. Jalan sering kesandung, jatuh dan suka menabrak-nabrak karena tidak bisa fokus lihat objek.


    Jika melihat gejala atau tanda-tanda tersebut sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar bisa diberikan resep kacamata yang sesuai dengan kondisi mata. Karena jika ukuran minus, plus atau silindrisnya tidak tepat, maka seseorang tidak bisa melihat dengan jelas objek yang dilihatnya.

    Setelah diperiksa ke dokter biasanya akan terdeteksi apakah matanya rambut jauh, rambut dekat atau silinder. Kategori untuk ini adalah:

    1. Rabun jauh (Myopia)

    Kondisi ini terjadi jika seseorang tidak bisa melihat benda dalam jarak tertentu atau jauh, sehingga ia harus mendekatkan ke objek agar terlihat jelas. Orang dengan rabun jauh akan dibantu dengan kacamata minus.

    2. Rabun dekat (Presbiopia)
    Gangguan mata yang membuat seseorang tidak bisa melihat objek atau membaca dalam jarak dekat, karenanya ia akan menjauhkan objek agar terlihat jelas. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang tua dan dimulai ketika usia 40an tahun. Orang dengan rabun dekat akan dibantu dengan kacamata plus.

    3. Silinder (Astigmatisma)

    Kondisi ini terjadi ketika lensa mata atau korena tidak simetris (berbentuk lonjong) sehingga sinar yang masuk ke mata tidak bertemu di satu titik retina. Hal ini biasanya dibantu dengan menggunakan kacamata lensa silinder. 






    Rela Pilih Operasi Panjang Kaki yang Menyakitkan Agar Tak Diejek


    img
    Sanika Hussain
    Memiliki tubuh yang berbeda dengan orang lain kadang bisa menimbulkan ejekan tertentu. Hal ini yang mendorong Sanika Hussain untuk operasi ekstrem memperpanjang kaki karena tidak tahan sering di ejek.

    Sanika memiliki tinggi badan 134,62 cm yang membuatnya seringkali diganggu dan diejek ketika berada di taman bermain dan sekolah. Ada yang meneriakinya dengan sebutan 'Mini Me' dan 'Freak' sambil berlari dan tertawa, kondisi ini membuat Sanika terpukul dan selalu menangis setiap kali ia pulang ke rumahnya.

    Sanika diketahui memiliki kondisi hypochondroplasia yaitu suatu bentuk dwarfisme yang membuat ukuran tubuhnya lebih kecil dibandingkan orang normal. Kondisi fisik ini membuatnya sering mengalami bullying baik secara mental maupun fisik.

    Karena tak tahan terus menerus di-bully, maka pada November 2010 saat berusia 20 tahun, Sanika memutuskan untuk mengambil tindakan drastis operasi pemanjangan kaki untuk menambah tinggi badannya sebesar 3,5 inci (8,89 cm).

    Operasi pemanjangan kaki yang drastis ini merupakan pembedahan yang menyakitkan dan melibatkan kedua tulang keringnya yang dipatahkan lalu menggunakan serangkaian pin dan kawat, sehingga tulang baru bisa tumbuh untuk mengisi kesenjangan yang ada dan meningkatkan tinggi badan.

    Kondisi ini membuat Sanika merasakan sakit yang konstan terjadi dan membutuhkan proses pemulihan sekitar 2 tahun sebelum ia bisa berjalan lagi. Namun ia mengungkapkan bahwa hal ini lebih baik dibandingkan dengan penyiksaan yang ia terima setiap hari.

    "Sejak saya bisa mengingat, mereka selalu menyebut saya dengan nama-nama mengerikan seperti 'Dwarfy, 'Freak' dan 'Shorty'. Saya ingat mereka memukul dan menendang saya lalu memanggil dengan segala macam nama, tapi yang paling menyakitkan adalah panggilan 'Mini Me'," ujar Sanika, seperti dikutip dari The Sun, Selasa (6/12/2011).

    Kadang ia harus berpura-pura sakit di depan ibunya agar diizinkan tidak sekolah. Kini ia merasakan sakit bukan dari panggilan atau penyiksaan orang-orang, namun dari kondisi setelah operasi. Ia percaya bahwa setelah semuanya selesai, ia akan bisa diterima dengan baik dan tak ada lagi panggilan jahat untuknya.

    Ketika dilahirkan, Sanika tampak seperti bayi sehat lainnya, tapi ketika berusia 7 tahun ia memiliki tubuh lebih pendek dibanding teman-temannya. Karena khawatir, sang ibu Yasmin (43 tahun) membawanya ke dokter dan dikatakan ia memiliki gangguan pertumbuhan tanpa penjelasan apa-apa.

    Diagnosis hypochondroplasia baru diketahui tahun 2009 ketika melakukan tes tinggi badan sebelum operasi. Ia disarankan melakukan perawatan hormon pertumbuhan untuk memperpanjang tinggi badannya.

    "Tapi ibu tidak mengijinkan karena efek samping obat yang parah salah satunya risiko terkena diabetes," ujar Sanika.

    Namun kondisi ini ternyata membuatnya lebih menderita dan terintimidasi sampai ia mencapai satu titik yang mana sudah tidak tahan lagi. Ketika berusia 18 tahun ia mulai mencari operasi perpanjang kaki atau dikenal dengan Symmetric Extended Limb Lengthening.

    "Saya mengunjungi dokter dan menjelaskan betapa buruk hidup saya, hingga akhirnya saya dirujuk ke spesialis dan disepakati menjalani operasi tersebut. Pada Mei 2009 saya mulai tes darah dan pemeriksaan sinar X," ungkapnya.

    Sebelum operasi, Sanika melakukan konseling untuk memastikan ia memahami periode pemulihan yang menyakitkan. Setelah operasi ia berinstirahat di tempat tidur dengan penyangga kaki selama 24 jam dan menunggu 12 bulan sampai tulang baru mengeras meski ia belum bisa berjalan.

    Operasi ini terbilang ekstrem karena penyembuhannya jauh lebih lambat dibanding patah tulang yang biasa terjadi. Komplikasi bisa terjadi termasuk infeksi pada tulang dan kulit, pin tulang patah di tulang yang baru, masalah kulit serta kadang menyebabkan kecacatan kaki. Karenanya ahli bedah dan psikolog akan menilai setiap kasus secara hati-hati sebelum memutuskan operasi.

    "Para pengganggu itu sudah mengantar saya melakukan operasi ekstrem seperti ini, dan saya harap tidak ada lagi orang-orang yang mengejek orang lain yang memiliki kondisi serupa dengan saya," ujar Sanika.


    Sumber : Detikhealth.com


    Subhanallah! Selamat dari Pendarahan Saat Melahirkan Berkat 88 Donor Darah


    img
    Fiona Christie & Rosa
    Ibu yang melahirkan rentan mengalami pendarahan. Tapi Fiona Christie berhasil selamat dari pendarahaan saat persalinan karena mendapatkan transfusi darah dari 88 orang.

    Fiona Christie (34 tahun) menerima donor darah dari 88 orang ketika ia mengalami pendarahan saat melahirkan putrinya, Rosa Barry tahun 2009. Ketika melahirkan Rosa, ia kehilangan volume darah yang cukup banyak.

    "Secara total saya mengalami pendarahan selama hampir 7 jam, dan saya merasa seperti sebuah keajaiban bisa selamat dari kondisi itu," ujar Fiona, seperti dikutip dari Mirror.

    Fiona menceritakan bahwa ia menerima hampir semua produk darah termasuk sel darah merah, plasma beku dan juga trombosit dari 88 orang pendonor. Kondisi tersebut membuatnya berpikir bahwa 88 orang tersebut sudah menyelamatkan nyawanya.

    "Tanpa 88 orang yang menyumbangkan darahnya, maka gadis kecilku mungkin akan tumbuh tanpa didampingi oleh ibunya," ujar Fiona yang berprofesi sebagai akuntan.

    Selama kehamilan, sekitar 28 minggu dokter mengungkapkan bahwa Fiona memiliki kadar trombosit rendah. Namun jumlah tersebut tidak cukup rendah untuk diberikan obat-obatan sehingga ia hanya dimonitor sepanjang sisa kehamilannya.

    Ia pun awalnya akan melahirkan secara normal, tapi setelah hampir 12 jam, Fiona putus asa dan akhirnya melahirkan melalui prosedur operasi darurat hingga akhirnya sang anak berhasil dikeluarkan.

    Setelah melahirkan, pasangannya Kevin membawa sang bayi untuk diperlihatkan ke Fiona. Tapi kemudian ia mulai merasakan sakit dan rahimnya gagal mengalami kontraksi yang membuatnya mengalami pendarahan hebat.

    Kondisi ini membuat Kevin dan bayinya harus keluar ruang operasi dan para ahli bedah harus menggunakan donor darah A positif dari 88 orang untuk membuat Fiona tetap bertahan hidup. Semua donor darah yang terdiri dari sel darah merah, plasma beku dan juga trombosit di masukkan ke dalam sistem tubuh Fiona.

    "Hal pertama yang saya tahu adalah saya terbangun keesokan harinya jam 4 sore, saat terbangun saya benar-benar bingung dan ada banyak obat. Tapi saya beruntung Edinburgh Royal Infirmary punya stok darah yang cukup," ujar Fiona.

    Pendarahan yang terjadi setelah melahirkan atau dikenal dengan nama postpartum hemorrhage (PPH) memerlukan perlakukan khusus, karena jika tidak tertangani dengan baik bisa mengakibatkan kematian bagi si ibu.

    Kondisi ini paling mungkin terjadi ketika plasenta dipisahkan atau setelah plasenta dipisahkan. Jika hal itu terjadi dalam waktu 24 jam setelah melahirkan maka disebut dengan PPH langsung atau primer, sedangkan jika terjadi beberapa hari atau minggu setelah melahirkan disebut dengan PPH tertunda atau sekunder.

    "Cerita dari Fiona yang bisa bertahan hidup menunjukkan betapa pentingnya melakukan donor darah. Kami membutuhkan lebih banyak donor muda dan berharap hal ini bisa menjadi suatu kebiasaan di masyarakat," ujar Dr Moira Carter dari National Donor Services Manager.

    Jumlah orang yang mendonorkan darahnya kadang suka menurun pada kondisi-kondisi tertentu, namun kebutuhan akan darah tidak. Hampir setiap hari bisa ditemukan orang yang membutuhkan darah.

    "Saya tidak pernah bisa mendonorkan darah, tapi saya ingin mendorong orang untuk mau mendonorkan darahnya dan menyelamatkan hidup orang lain karena kita tidak pernah tahu mungkin salah satu dari anggota keluarga kita yang membutuhkan darah tersebut," ujar Fiona.


    Sumber : Detikhealth.com


    Heboh! Skandal Video Seks Miss Korea Selatan Mirip Ariel - Luna Maya

    Han Sung-joo Miss Korea yang dihebohkan terlibat skandal video porno mesum, mirip kasus yang pernah menimpa Ariel, Cut Tari dan Luna Maya di Indonesia
    Han Sung-joo Miss Korea yang dihebohkan terlibat skandal video porno mesum

    Ternyata skandal video porno seks yang pernah menimpa Cut Tari, Ariel dan Luna Maya terjadi juga di Korea Selatan. Skandal video seks tengah mengguncang dunia hiburan Korea Selatan. Kasus ini melibatkan tiga orang, yakni seorang selebritas wanita berinisial A, penyebar video diinisialkan C, dan pemeran pria dalam video itu yang disebut dengan B. Pihak berwenang belum mengkonfirmasikan identitas ketiganya, tapi dari rumor yang beredar, salah satunya adalah Han Sung-joo, Miss Korea 1994 dan bekas pembaca berita stasiun SBS.

    Skandal seks ini disebarkan C yang langsung dengan cepat menyebar dan menghebohkan jagat hiburan Negeri Ginseng itu. Meskipun belum dikonfirmasi kebenarannya, wajah pelakon wanita dalam video itu amat mirip dengan bekas ratu kecantikan tersebut. Para netizen menduga pemeran wanitanya adalah Han lantaran hanya dia yang terdeskripsi paling pas dari wajah dan tubuh dalam video seks itu.

    Adapun mengenai seseorang berinisial C yang dianggap sebagai pembocor video itu memposting di blognya hari ini, Selasa, 6 Desember. “Image yang Anda lihat dari A di televisi itu benar-benar dipalsukan.”
    B, yang dituduh bekas pacar selebritas itu, juga mengatakan kebenciannya atas karakter selebritas yang dimaksud. Ia mengikuti cara C, B lalu membagi video yang sama di blognya sebaik ia membagi foto paspor A dan catatan rekam medisnya. Para netizen menyebutkan, “Dari foto paspor yang dirilis B juga memastikan selebritas A yang dimaksud adalah Han Sung-joo.”

    B memberikan komentar tajamnya mengenai selebritas itu. “Jangan terkecoh dengan penampilan luarnya.” Dia menambahkan tudingan yang tak kalah kejam, “Dia pernah mengencingi laptop saya sekali. Dia benar-benar mau menang sendiri, arogan, dan paling suka menjadi pusat perhatian. Setelah berhubungan dengannya, saya paham bagaimana narsisnya dan bermuka duanya orang ini.”

    Kemungkinan tindakan legal yang akan dilakuan A terhadap dirinya, B menyatakan, “Gugatan dia kepada saya tidak akan mengubah masa lalu. Jika saya hanya memfitnah karakter dia untuk batas tertentu, saya tidak akan pernah memulainya. Jika memang dibutuhkan, saya akan senang pergi ke pengadilan.”

    B juga merespons tudingan publik bahwa dia melakukan pelanggaran wilayah pribadi. “Saya hanya mencoba menceritakan cerita ketidakberuntungan saya. Semua yang saya katakan 100 persen benar. Apa yang disebut melanggar wilayah pribadi. Saya akan menyatakan lagi, perempuan di dalam video itu adalah benar orang dalam televisi, selebritas A.”

    Sementara itu dikabarkan selebritas A sudah meminta seorang pengacara untuk mengajukan laporan ke Sungdong Police Station di Seoul. Ia melaporkan diri sebagai korban kejahatan Internet karena pelanggaran wilayah pribadi. 



    Sumber : Tempo.com




    Astaga! Seorang Pria Pesan PSK, yang Datang Putrinya Sendiri


    Seorang pria yang telah berusia setengah baya Titus Ncube di hari itu pergi ke sebuah hotel dan tak lupa dia pun memesan seorang wanita PSK ( pekerja seks komersial ). 
    Niat hati ingin melampiaskan nafsu yang sedang membelenggu, pria asal Zimbabwe ini dikejutkan oleh sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ternyata wanita PSK yang menyambangi kamar hotelnya adalah putri kandungnya sendiri.

    Seketika itu juga Titus Ncube pingsan setelah mengetahui putrinya yang kini berusia 20 tahun keluar dari sekolahnya dan beralih profesi sebagai seorang PSK. Titus Ncube mengakui rumah tangganya saat ini sedang mengalami keretakan, ia pun berusaha mencari wanita lain untuk melampiaskan semua beban yang sedang dirasakannya dengan melepas lelah bersama, kebetulan waktu itu pilihan Titus Ncube jatuh kepada wanita PSK yang dapat diajak berbagi bersama dengan mudah asal ada uang.

    Peristiwa ini ternyata membuat Titus Ncube dan istrinya sadar, bahwa atas kejadian yang menimpa keluarga ini akhirnya anaklah yang menjadi korban. Mereka sepakat dan berjanji ingin membuat rumah tangganya kembali bahagia dan utuh seperti dahulu. 
    Putrinya kini juga ingin kembali dalam pelukan kedua orang tua dan menjalani kembali sekolahnya. Terkadang hal yang paling buruk sekalipun dapat memberi makna dan menyadarkan mereka orang - orang yang sedang tersesat. 

    Sumber : Exelroze.info


    Minggu, 04 Desember 2011

    Mengapa Alkohol Bisa Membuat Anda Mabuk?

    Alkohol adalah produk alami yang dibuat dari biji-bijian, buah atau sayuran yang difermentasi, yaitu suatu proses yang menggunakan ragi atau bakteri untuk mengubah gula menjadi alkohol. Alkohol yang dihasilkan ini bisa digunakan sebagai pembersih, antiseptik atau obat penenang.

    Jika terbuat dari bahan alami, mengapa alkohol bisa berbahaya dan memabukkan?

    Seperti dikutip dari Kidshealth, ketika seseorang mengonsumsialkohol, maka cairan ini akan diserap ke dalam aliran darah. Hal ini tentu saja mempengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) yang mengontrol hampir semua fungsi tubuh.

    Alkohol adalah sebuah depressan yang berarti memperlambat fungsi sistem saraf pusat. Zat ini bisa menghambat beberapa pesan yang seharusnya disampaikan ke otak. Karena ada hambatan tersebut, maka bisa mengubah persepsi, emosi, gerakan, penglihatan dan juga pendengaran seseorang.

    Dalam jumlah yang sangat kecil alkohol dapat membantu seseorang merasa lebih santai dan mengurangi rasa cemas. Namun jika jumlahnya berlebihan bisa menyebabkan perubahan besar di otak, sehingga menghasilkan intoxication.

    Gejala yang timbul jika intoxication adalah terhuyung-huyung, kehilangan koordinasi serta tidak sadar dengan ucapannya. Terkadang juga membuat orang bingung atau mengalami disorientasi. Orang yang mabuk berpikir bahwa dirinya bisa bergerak dengan baik, padahal kenyataannya tidak seperti itu dan keluar dari karakter orang tersebut. Reaksi yang timbul sangat tergantung dari tiap orang, pada beberapa orang efek yang muncul bisa sangat ramah berbiara atau justru sangat agresif dan marah.

    Jika banyak konsumsi alkohol dalam waktu singkat, maka efeknya bisa lebih cepat yang ditandai dengan muntah. Untuk kasus ekstrimnya adalah pingsan, sesak napas, gula darah rendah, kejang dan bahkan bisa berakibat kematian.

    Perubahan sistem saraf yang berasal dari minuman alkohol bisa membuat seseorang melakukan hal-hal bodoh atau memalukan. Karena gangguan dari sistem saraf itulah yang membuat seseorang menjadi mabuk jika mengonsumsi alkohol.
     
    Sumber : Sudahkah Anda Tahu
     

    Perhatian! Antibiotik yang Tidak Boleh Diminum Saat Anda Berencana Hamil


    img
    Ibu hamil memang tidak boleh sembarangan minum obat, karena bisa memicu kecacatan pada bayi yang dikandungnya. Cermat memilih obat perlu dimulai sejak berencana hamil, karena kadang seorang perempuan tidak tahu pasti kapan ia hamil.

    Seorang perempuan baru akan menyadari kalau haidnya terlambat minimal 2 minggu setelah terjadinya pembuahan. Jika pada masa itu telah terjadi pembuahan, obat-obatan khususnya antibiotik tertentu sudah bisa menyebabkan calon janin mengalami kecacatan dalam proses pertumbuhannya.

    "Saat berencana hamil, biasakan untuk menyampaikan ke dokter kalau memang sedang siap-siap hamil. Nanti dokter yang akan meresepkan antibiotik yang cocok," kata dr Tonny Loho DMM, SpPK(K), ahli patologi klinis dari Universitas Indonesia dalam seminar Pengobatan Terkini Kasus Infeksi di RS Pondok Indah.

    Antibiotik yang diharamkan bagi ibu hamil antara lain golongan quinolon, misalnya yang cukup terkenal adalah floroquinolon dan siprofloksasin. Golongan antibiotik yang banyak dipakai untuk diare, typus dan infeksi paru-paru ini bisa menyebabkan cacat pada bayi dan gangguan pertumbuhan tulang pada anak.

    Salah satu jenis kecacatan yang paling parah dari penggunaan quinolon semasa hamil dan menyusui adalah epiphysis tulang atau tulang belakang tidak menutup. Sementara pada anak-anak yang masih mengalami pertumbuhan tulang, pertumbuhan itu akan terhambat sehingga postur tubuhnya cenderung lebih pendek dibanding teman sebaya.

    Antibiotik golongan quinolon baru boleh diberikan pada anak jika kondisinya sangat darurat dan tidak ada pilihan obat lain untuk menyelamatkan nyawanya. Dalam kondisi seperti ini, efek samping pada tulang bisa dikesampingkan karena nyawa lebih mendesak untuk diselamatkan.

    Secara umum, penggunaan antibiotik memang tidak boleh dilakukan sembarangan. Obat untuk membunuh mikroorganisme tersebut harus diminum secara teratur sesuai aturan sampai habis, sebab jika tidak justru bisa memicu kekebalan atau resistensi kuman.


    Sumber : Detikhealth.com


    Astaga! Wajah Terbakar Hebat Saat Sedang Jalani Operasi Kista di Kepala


    img
    Kim Grice
    Betapa malangnya nasib seorang wanita, saat sedang menjalani operasi biopsi rutin untuk menangani kista di kepalanya, tiba-tiba saja daerah mukanya tersambar sengatan api yang membuat wajahnya terbakar hebat.

    Wajah Kim Grice (29 tahun) tiba-tiba saja mengalami kebakaran hebat karena 'flash fire' yang dipicu oleh alat prosedur biopsi kista menyambar bagian mukanya. Saat itu, Grice sedang menjalani operasi rutin karena kista yang ada dikepalanya.

    Petugas kebakaran bergegas menuju bangsal bedah di North Okaloosa Medical Centre dan Grice langsung diterbangkan menggunakan helikopter ke unit luka bakar University of South Alabama.




    Pejabat di rumah sakit tersebut belum mengungkapkan apa yang menyebabkan api menyambar. Kebakaran biasanya berasal dari peralatan bedah yang menggunakan panas, seperti alat-alat laser dan yang berbahan bakar alkohol dan oksigen.

    "Saya menandatangani surat bahwa mereka bisa melakukan apapun yang mereka perlu lakukan dengan operasi rutin, tapi saya tidak menandatangani surat yang membuat wajah anak saya terbakar," ujar Ann, ibunda Grice pada Northwest Florida Daily News seperti dilansir Dailymail.

    Ann mengatakan putrinya dirawat di rumah sakit karena memiliki tiga kista yang harus diangkat dari kepalanya. Ia menjalani operasi pada Selasa lalu.

    "Dia mengatakan pada saya, saat dia terbangun semua orang di sekitarnya histeris. Ia tidak tahu apa yang terjadi padanya. Saya masih tidak membiarkannya melihat atau menyentuh wajahnya. Dia adalah gadis yang sangat cantik, anak tunggal saya dan saya tidak punya jawaban untuknya," jelas Ann.

    Menurut Ann, mata Grice tampak membengkak. Ia juga merasa mual dan masih tampak shock.

    "Dia mengalami sakit kepala dan dokter akan mengeluarkan tiga kista dan biopsi, tetapi operasi berjalan buruk dan putri saya sekarang berada di unit luka bakar dengan spesialis luka bakar dan saya masih tidak tahu apa yang terjadi. Tidak ada yang memberitahu saya, mengapa dan bagaimana hal ini terjadi padanya," tutur Ann.

    Dokter mengatakan Grice menderita luka bakar tingkat dua di wajah dan lehernya. Rumah sakit meminta maaf atas insiden tersebut.

    "Kami sedang melakukan kajian menyeluruh untuk sepenuhnya memahami apakah yang terjadi, untuk mencegah peristiwa seperti itu dari terjadi lagi," kata seorang juru bicara rumah sakit.

    Menurut Mark Bruley, wakil presiden untuk kecelakaan dan penyelidikan forensik di konsultasi kesehatan, ECRI Institute, mengatakan ada sekitar 550 hingga 650 tahun kebakaran bedah, meskipun kurang dari 30 kasus yang mengakibatkan pasien cedera.


    Sumber : Detikhealth.com



    Anak Perempuan Lebih Marah Saat Disakiti Namun Cepat Baikan


    img
    Anak perempuan memang dianggap lebih sensitif dan emosional dalam persahabatannya dengan teman perempuannya. Namun ketika terjadi konflik dengan temannya, ternyata lebih bisa berusaha menyatukan kembali persahabatannya dibandingkan anak laki-laki.

    Anak perempuan dalam penelitian ini sama seperti halnya anak laki-laki ketika mengatakan akan balas dendam kepada teman yang telah menyinggungnya atau menyerang secara verbal dan mengancam akan mengakhiri persahabatan ketika harapannya dilanggar.

    Anak perempuan dan laki-laki yang diteliti ini lebih terganggu karena pelanggaran, merasa marah, sedih dan cenderung berpikir bahwa pelanggaran tersebut menunjukkan bahwa temannya tak lagi peduli tentang mereka atau sedang berusaha untuk mengendalikan mereka.

    Penelitian ini digawangi oleh Julie Paquette MacEvoy, asisten profesor di Sekolah Pendidikan Boston College Lynch dan Steven Asher, profesor di Departemen Psikologi & Neuroscience Duke University.

    MacEvoy dan Asyer memberikan 16 cerita kepada 267 anak kelas 4 dan 5 yang diminta membayangkan seorang teman yang melanggar persahabatan seperti: teman tidak mau bertanggung jawab dalam pekerjaan sekolah bersama sehingga menyebabkan nilai buruk, atau seorang teman tidak peduli dengan hewan peliharaan teman lain yang sedang sakit dengan mengatakan, "Itu bukan masalah besar, itu hanya hewan peliharaan".

    Dalam setiap cerita, anak-anak berusia 9 sampai 11 tahun ditanya bagaimana perasaannya jika hal itu benar-benar terjadi pada mereka, bagaimana mereka akan menafsirkan perilaku temannya, apa yang akan mereka lakukan dan seberapa banyak kejadian tersebut akan mengganggu mereka.

    Di antara semua anak-anak itu, 49,3 persen di antaranya anak Kaukasia, 26,6 persen anak Latin, 21,5 persen anak Afrika-Amerika dan 2,6 persen sisanya berasal dari etnis lain.

    "Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perempuan menganggap teman-temannya dengan standar yang lebih tinggi daripada anak laki-laki sehingga kita seringkali berpikir bahwa anak perempuan butuh waktu yang lama untuk mengatasi perasaannya jika salah satu teman melakukan sesuatu yang mengecewakan mereka," kata MacEvoy.

    Penelitian lain telah menunjukkan bahwa anak perempuan lebih baik dalam persahabatan daripada anak laki-laki karena lebih emosional dan intim persahabatannya. Anak perempuan lebih banyak membantu teman-temannya dan mereka lebih mudah menyelesaikan konflik dengan teman-temannya.

    "Kami menemukan bahwa anak perempuan juga pendendam dan agresif terhadap teman-temannya jika persahabatannya dilanggar, sama seperti anak laki-laki. Namun pelanggaran persahabatan dan konflik kepentingan dapat menyebabakan hal yang berbeda pada anak laki-laki dan perempuan," kata Asyer seperti dikutip dari Eurekalert.org.

    Penelitian Asyer menemukan bahwa kemarahan dan kesedihan berperan penting dalam cara anak laki-laki dan perempuan bereaksi terhadap teman yang menyinggungnya.

    Pada anak-anak perempuan, semakin kuat mereka merasa seorang teman sedang meremehkan atau berusaha mengendalikan mereka, semakin besar kemarahan dan kesedihan yang dirasakan.

    Semakin marah dia, semakin kecil kemungkinan ingin memperbaiki hubungan. Tapi perasaan sedih kemudian memotivasi anak perempuan berbaikan kembali. Semakin sedih perasaannnya, keinginan untuk memecahkan masalah dan mempertahankan persahabatan semakin kuat.

    Menurut penulis, kesedihan terkadang bisa berfungsi seperti perekat sosial yang meneguhkan hubungan.

    "Ketika kita mencoba untuk membantu anak-anak yang berjuang dalam persahabatannya, kita mungkin perlu berfokus pada isu-isu yang agak berbeda untuk anak laki-laki dibandingkan perempuan. Untuk anak perempuan, sepertinya penting untuk membantu mereka belajar bagaimana mengatasi masalah ketika seorang teman membuat mereka kecewa," kata MacEvoy.


    Sumber : Detikhealth.com


      

    Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

    Bagi orang dewasa, perut kembung adalah salah satu kondisi yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Hal ini juga berlaku pada bayi atau anak kecil yang terkadang membuatnya menjadi rewel.

    Salah satu petunjuk yang menunjukkan bayi memiliki banyak gas di perutnya adalah menarik kakinya ke arah tubuhnya atau berbaring dengan posisi meringkuk. Tapi sakit pada perut yang dirasakan akibat perut kembung berbeda dengan kolik pada bayi.

    Menumpuknya gas di perut bayi kemungkinan disebabkan oleh banyaknya udara yang masuk saat bayi sedang makan, bayi terlalu sering menangis atau mengalami infeksi gastrointestinal.



    Dikutip dari eHow, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk mengatasi perut kembung bayi :


    1. Mengeluarkan Gas dengan Cara Bersendawa
    Hal ini merupakan cara yang efektif meringankan ketidaknyamanan tersebut, salah satunya adalah bersendawa setelah bayi minum susu. Usahakan untuk menepuk-nepuk punggung bayi secara perlahan sambil bayi di sandarkan atau berada di pangkuan ibunya.

    2. Posisi Bayi
    Posisikan bayi secara terlentang dan berikan pijatan lembut di perut bayi dengan menggunakan jari-jari, cara ini bisa membantu mengeluarkan gas di perutnya.

    3. Perhatikan Jenis Makanan yang Dikonsumsi si Bayi
    Beberapa makanan bisa menjadi penyebab perut kembung yaitu susu, keju, es krim, yogurt, jagung, telur, kacang-kacangan dan ikan.

    4. Pastikan Bayi Menyusui dengan Posisi yang Benar
    Ketika bayi mencoba untuk menerima susu dengan cepat, maka udara yang tertelan juga besar. Karena itu untuk mengurangi jumlah udara yang masuk, sebaiknya menyusui si kecil sambil berbaring.

    5. Memberikan Botol Susu dengan Bentuk Puting yang Sesuai
    Salah satu penyebab udara yang masuk terlalu banyak adalah penggunaan botol susu yang kurang tepat, karenanya orangtua harus mencoba berbagai merek dan ukuran untuk mengetahui ukuran botol susu yang cocok dengan bayi.



    Sumber : Detikhealth.com



    Waspada! Terlalu Sering Menyundul Saat Main Bola Bisa Merusak Otak

    Menyundul bola hingga 1.000 kali merupakan hal yang biasa bagi seorang pemain sepakbola. Namun bagi anak-anak, menyundul bola sesering itu tidak dianjurkan karena bisa memicu kerusakan pada sel-sel otak yang seharusnya masih berkembang.

    Menurut sebuah penelitian di Albert Eisntein College, sel-sel otak pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan sangat rentan terhadap benturan. Segala jenis benturan termasuk saat menyundul bola bisa memicu terjadinya kerusakan pada sel-sel otak.

    Untuk membuktikan hal itu, para ilmuwan meneliti 38 pemain sepakbola amatir berusia rata-rata 30 tahun. Meski berstatus amatir, seluruh partisipan sudah bermain sepakbola sejak masih kecil dan secara teratur masih sering bermain hingga saat ini.

    Saat menanyakan soal kebiasaan menyundul bola, para ilmuwan mendapati adanya hubungan antara kebiasaan tersebut kerusakan sel otak. Makin sering menyundul bola saat bermain bola, semakin banyak sel otak yang rusak saat diamati dengan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

    Kerusakan itu paling banyak terdapat pada 5 area di frontal loba dan otak depan bagian bawah. Bagian orak di area-area tersebut umumnya bertanggung jawab terhadap pemusatan perhatian, penyimpanan memori atau daya ingat serta kemampuan visual atau daya pandang.

    Ketika diuji dengan beberapa macam tes untuk menilai fungsi otak, para pemain bola yang sering menyundul bola mengalami kesulitan. Kerusakan pada sel-sel otak tersebut memberikan hasil buruk pada tes memori verbal dan kemampuan koordinasi antara mata dan tangan.

    "Penelitian ini memberikan bukti yang meyakinkan bahwa cedera otak bisa terjadi akibat terlalu sering menyundul bola, sehingga tidak dianjurkan pada anak-anak," tulis para peneliti yang tidak menyebutkan batas usia yang aman bagi anak untuk mulai diperbolehkan menyundul bola, seperti dikutip dari Thesun.



    Obat Alami Untuk Atasi Gangguan Pada Ibu Hamil


    img
    Kehamilan bisa menjadi saat yang indah dalam kehidupan seorang perempuan, tetapi hal itu ternyata tak selalu mudah. Lebih dari setengah dari semua ibu hamil pasti mengalami Morning sickness atau penyakit kehamilan, yaitu rasa mual atau ingin muntah.

    Gejala ini terkait dengan meningkatnya kadar estrogen. Rasa mual terkadang muncul pada dini hari dan berkurang ketika semakin siang. Mual yang dirasakan mulai dari tingkat ringan hingga menyebabkan muntah, namun tidak cukup parah untuk menyebabkan kekacauan metabolisme.

    Mual dan muntah dapat menjadi salah satu tanda pertama kehamilan, biasanya dimulai sekitar minggu ke-6 kehamilan dan berhenti setelah sekitar 12 minggu kehamilan.

    1. Kapsul Jahe dan Vitamin B6 untuk Mengatasi Morning Sickness
    Obat-obat tertentu dan obat tanpa resep dokter tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Morning sickness biasanya merupakan tanda kehamilan yang baik, tapi rasa mual yang muncul di pagi, siang, dan malam hari bisa menjadi mimpi buruk.

    Dr. Pina LoGiudice, seorang ahli akupunktur dan dokter naturopati di Innersource di NY memiliki beberapa cara alami agar kehamilan menjadi lebih menyenangkan. Ia menemukan bahwa kapsul jahe dapat efektif mengatasi morning sickness.

    "Saya merekomendasikan dua kapsul jahe 250 miligram dua kali sehari. Vitamin B6 juga merupakan nutrisi bagus yang bisa membantu metabolisme hormon tubuh sehingga membantu mengurangi mual," kata Dr. LoGiudice seperti dilansir FoxNews.com, Jumat (2/12/2011).

    2. Vitamin C dosis Tinggi Tidak Baik untuk Ibu Hamil
    Karena sistem kekebalan tubuh sedikit menurun selama kehamilan, perempuan bisa lebih rentan terhadap pilek. Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak tidur, semakin baik sistem kekebalan tubuh.

    "Dosis kecil vitamin C baik untuk ibu hamil yang sedang pilek, tapi jangan terlalu banyak karena dapat menyebabkan kontraksi, biasanya kurang dari 500 mg per hari," imbuh Dr. LoGiudice.

    3. Magnesium untuk Redakan Nyeri dan Kram
    Ibu hamil juga akan mengalami perubahan tubuh untuk membuat ruang yang cukup bagi pertumbuhan bayi. Akibatnya, seringkal menimbulkan rasa sakit dan nyeri di kaki, punggung bagian bawah, dan pinggul.

    "Hal pertama yang pasti magnesium. Magnesium dapat membantu meringankan nyeri di gelisah atau kram di punggung bagian bawah pada ibu hamil. Kalsium juga perlu, sebab tubuh jadi lebih sakit dan nyeri karena sedang terserap untuk perkambangan janin, sehingga ibu hamil sendiri jadi kekurangan," kata Dr. LoGiudice.

    4. Teh Peterseli Ringankan Pembengkakan
    Tambahan darah dan cairan dapat menyebabkan pembengkakan. Hal itu normal, tetapi dapat membuat ibu hamil sangat tidak nyaman.

    "Hal pertama yang saya sarankan adalah teh peterseli yang akan membantu tubuh menghilangkan cairan dalam tubuh sehingga tidak begitu bengkak. Ada informasi yang bertentangan tentang asupan garam. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit.," Kata LoGiudice.

    Jika ibu hamil mengalami mulas, LoGiudice merekomendasikan enzim pepaya. Kunyahlah perlahan dan khasiatnya akan menurunkan stres.


    Sumber : Detikhealth.com