Rabu, 16 Februari 2011

Memar (Lebam)

Anda semua pasti pernah merasakan dong yang namanya memar? kalau sehabis dipukul atau jatuh pasti akan mengalami luka-luka dan warna kulit berubah menjadi warna biru. Dan kulit yang mengalami memarpun sangat lama sekali untuk kembali menjadi semula. Kulit butuh waktu untuk kembali ke warna semula. Nah disini penjelasan semuanya tentang memar, mulai dari pengertiannya sampai dengan cara menghilangkannya.

 Memar (Lebam)

1. Definisi
Memar atau lebam adalah suatu jenis cedera pada jaringan biologis karena kerusakan kapiler darah yang menyebabkan darah merembes pada jaringan sekitarnya yang biasanya ditimbulkan oleh tumbukan benda tumpul. Memar ini menimbulkan daerah kebiru-biruan atau kehitaman pada kulit. Bila terjadi pendarahan yang cukup, timbulnya pendarahan didaerah yang terbatas disebut hematoma.

Memar dapat menimbulkan rasa sakit tapi umumnya tidak berbahaya. Memar kadang dapat menimbulkan akibat serius, menyebabkan suatu bentuk yang lebih mengancam jiwa yang dikenal dengan nama hematoma dan dapat pula dikaitkan dengan cedera lain yang lebih serius misalnya patah tulang atau pendarahan dalam. Memar kecil mudah dikenali karena karakteristik warna biru atau ungunya beberapa hari setelah terjadinya cedera.

Nyeri pada memar biasanya ringan sampai sedang dan pembengkakan yang menyertai sedang sampai berat. Adapun memar yang mungkin terjadi pada daerah kepala, bahu, siku, tangan, dada, perut dan kaki. Benturan yang keras pada kepala dapat mengakibatkan memar dan memungkinkan luka sayat.

2. Macam-macam Memar

a. Memar otak : Gegar otak
Bila otak manusia terbentur sangat keras pada tengkorak, itu bisa mengalami memar. Prosesnya dimulai ketika kantung pertama dari tiga kantung plindung otak terkoyak. Darah mengalir keluar dari otak dan masuk ke dalam kantung kedua. Kejadiannya seperti membungkus puding dengan 3 kantung dan pudingnya robek. Jadi puding yang bergumpal-gumpal itu keluar dan terperangkap di kantung kedua. Orang yang mengalami pendarahan otak bisa pingsan atau hilang kesadaran dalam jangka waktu yang lama.

b. Memar Kulit
Ini yang paling sering terjadi. Sepetak kulit seukuran perangko bisa dijejali oleh pembuluh darah halus sepanjang sekitar satu meter. Bila pembuluh-pembuluh darah itu terbentur, mereka pecah dan meneteskan darah ke lapisan-lapisan kulit terbawah.

Lapisan kulit paling atas sama sekali tidak memiliki pembuluh darah. Ia bertugas menjaga agar darah jangan sampai merembes keluar. Kalau darah sampai keluar, namanya luka. Kadang-kadang luka bisa juga dikelilingi oleh memar.

c. Memar mata : Mata Panda atau Periorbital Ecchymosis
Peri- artinya sekeliling, orbital merujuk pada mata. Ecchymosis adalah yang terjadi bila darah lolos dari pembuluh menuju ke jaringan di sekitarnya.

Mata sendiri tidak benar-benar berubah menjadi ungu atau biru, hanya kulit di sekitar mata itulah yang berubah warna. Kadang pembuluh darah halus di mata bisa pecah dan membuat mata jadi merah.

d. Memar kuku : Subungual Hematoma
Sub berarti “di bawah” dan ungual artinya berkaitan dengan cakar, atau kuku. Hematoma adalah bengkak darah (istilah ini sering banget dipake di film-film seperti CSI untuk menunjukkan sebab kematian, biasanya Hematoma yang terjadi di otak atau organ dalam).

Contohnya ketika tanganmu terjepit pintu atau terpukul dengan palu. Kuku sendiri tidak memar, yang mengeluarkan darah adalah kulit di bawah kuku. Masalah dengan memar ini adalah tekanan, tekanan menyebabkan rasa sakit.

3. Penyebab
* Cedera kecelakaan
* Kekerasan fisik
* Jatuh
* Gangguan pendarahan
* Hemophilia
* Gangguan kekebalan tubuh
* Anemia Aplastic
* Sariawan perut
* Pendarahan pembuluh darah

4. Cara mengatasi
1. Untuk mempercepat proses penyembuhan (memar kulit), bunagkusan es batu adlah salah satu cara yang efektif pada hari pertama. Bungkusan es tersebuat bisa anda tempelkan langsung ke kulit. Setelah lewat hari pertama, hangatkanlah bagian itu.

2. Krim vitamin K atau krim arnica bisa membantu menghilangkan memar lebih cepat. Meskipun memar di bagian bawah tubuh (misalnya : kaki) biasanya lebih lambat sembuh dibanding memar di lengan.
3. Bebat memar di kaki dengan perban elastis akan menghentikan pendarahan dengan lebih cepat, sehingga tidak jadi terlalu parah.

4. Untuk memar kuku, ini cara yang jarang digunakan, yaitu dengan cara mengeluarkan tekanan dari bawah kuku. Biasanya dokter akan menggunakan jarum panas untuk membuat lubang kecil di bawah kuku, sehingga darah dapat mengalir keluar (Hiih….!!! ). Akan tetapi cara ini sebaiknya tidak dicoba bagi mereka yang memakai kuku palsu, karena panas dari jarum dapat membuat kuku palsu itu ikut terbakar.

5. Pengobatan Alami.
* Konsumsi vitamin K atau alfafa bentuk tablet. Ini untuk membuka penyumbatan darah.
* Konsumsi vitamin C untuk mencegah memar akibat penebalan dinding pembuluh darah. Vitamin C menolong memulihkan masalah kulit dan pendarahan dalam.
* Campur cabe rawit dan vaseline dengan perbandingan 1:5. Campur, dinginkan dan oleskan sekali sehari.
* Pipihkan kubis lalu taruh pada luka memar. Kubis mengandung zat anti peradangan.
* Daun peterseli memiliki beberapa vitamin yang akan bekerja sebagai terapi luka. Tumbuk daun peterseli lalu oleskan pada luka hingga memar biru atau hitamnya hilang.

Sumber : http://kask.us/5056644

 

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!