Senin, 14 November 2011

Selulit Setelah Melahirkan dan Cara Menghilangkannya


img
Wanita hamil atau baru melahirkan biasanya memiliki masalah dengan selulit di kulit. Salah satu cara umtuk menghilangkannya adalah dengan menggunakan krim dengan kombinasi carnitine dan juga kafein.

Apa itu selulit?

Selulit atau yang umumnya dikenal dengan sebutan kulit jeruk, terjadi karena adanya penimbunan lemak akibat hasil ketidakseimbangan jaringan lemak di bawah permukaan kulit. Daerah yang paling sering mengalami selulit adalah paha, pinggul, betis, bokong dan juga perut yang kebanyakan terjadi pada perempuan.

Tingkat keparahan dari selulit ini beragam mulai dari yang ringan seperti kulit terjepit hingga kasus yang lebih berat yang terlihat seperti kulit kusut dan bergelombang.

Kondisi ini disebabkan oleh jaringan ikat fibrosa yang berada diantara jaringan lemak dan jaringan kulit, kehilangan elastisitasnya dan putus, sehingga terjadi akumulasi lemak yang tidak merata. Lemak yang menumpuk ini akan dengan mudah mendorong jaringan kulit diatasnya sehingga terbentuk guratan dan permukaan kulit yang tidak rata.

Umumnya selulit terjadi pada perempuan hamil akibat kadar hormon estrogen dan progesteron yang meningkat drastis, sehingga tubuh menghasilkan lebih banyak lemak untuk melindungi janin. Tapi ketika sudah melahirkan guratan lemak ini biasanya tidak mudah hilang.

Perawatan
Saat ini perawatan untuk selulit sangat beragam termasuk dengan menggunakan pijat atau krim selulit. Sedangkan untuk perawatan medis, para ahli masih mempelajarinya karena selulit bukanlah masalah medis yang berbahaya.

Salah satu perawatan yang bisa digunakan untuk mengatasi selulit adalah dengan menggunakan krim yang mengandung kombinasi carnitine dan juga kafein. Umumnya kafein menjadi unsur yang penting pada produk krim anti selulit. Kafein diketahui efektif dalam melarutkan atau membakar lemak yang ada di tubuh, karenanya ekstrak kafein yang ada pada krim bisa membantu memecahkan lemak dan meningkatkan sirkulasi darah.

Jika sirkulasi darah meningkat maka akan membantu mengeluarkan racun dan lemak yang ada di dalam tubuh. Kafein juga membantu energi di dalam tubuh agar bekerja dengan baik.

Sedangkan carnitine adalah bahan yang diperlukan untuk memecah dan mengeluarkan lemak dari dalam tubuh. Carnitine membantu dalam metabolisme dan pembungan lemak dengan cara mengakut asam lemak ke mitokondria yang mana menjadi tempat bagi pembakaran lemak untuk menghasilkan energi.

Kombinasi antara kafein dan carnitine yang terkandung dalam krim anti selulit ini bisa membantu proses pembakaran lemak dan juga mengencangkan kulit. Salah satu krim yang mengandung keduanya adalah Intensive Body Firming Cream dari Cussons First Years.

Krim ini diformulasikan secara khusus untuk mengencangkan serta mengembalikan elastisitas kulit setelah ibu melahirkan. Intensive Body Firming Cream yang mendapat penghargaan The Reader Choice Award sebagai Body Firming Cream Terfavorit nomor 1 dari Majalah Mother & Baby Indonesia ini, telah diuji oleh dokter kulit dan memiliki aroma parfum yang lembut serta bebas alergen (pemicu alergi).

Intensive Body Firming Cream mengatasi selulit sekaligus mengembalikan kekencangan kulit dengan kombinasi beberapa bahan pilihan :
  • Conjugated Linoleic Acid (CLA) : mencegah akumulasi dari lemak baru dan mengencangkan kulit
  • Caffeine, Paulina Cupana Seed Extract dan Carnitine : menstimulasi metabolisme lemak yang telah ada dan mengencangkan kulit
  • Theobroma Cocoa Butter dan Olive Oil : moisturiser alami untuk menghaluskan kulit dan mengembalikan elastisitas alami kulit
Krim anti selulit dari Cussons First Years ini tersedia dalam 2 ukuran yaitu 50 gram dan 100 gram. Umumnya krim ini digunakan oleh ibu-ibu beberapa bulan setelah melahirkan (post natal).



Sumber : Detikhealth.com


 

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!