Sabtu, 30 Juli 2011

Operasi Dengan Terapi Hipnotis Sebagai "Anastesi" (Full Pic)

Hipnotis merupakan terapi untuk membuat atau menyebabkan seseorang berada dalam keadaan hipnosis, kondisi seperti tidur atau tidak sadar karena sugesti orang lain. Anda mungkin kerap melihatnya dalam tayangan hiburan di sejumlah televisi.

Terlepas daya tariknya, hipnotis kerap dimanfaatkan untuk penanganan kasus-kasus psikologis dan psikosomatis. Bahkan, mulai dimanfaatkan di sejumlah rumah sakit untuk mengurangi rasa sakit selama maupun setelah prosedur operasi. 

Cliniques Universitaires St Luc Hospital, Brussel, Belgia, merupakan salah satu yang menggunakan metode terapi hipnotis untuk proses operasi yang mereka jalankan. Metode ini mereka kombinasikan dengan bius lokal di bagian yang hendak dioperasi.

Metode itu setidaknya telah dipraktikkan pada satu dari tiga operasi tiroid dan satu dari empat operasi payudara yang dilakukan di rumah sakit tersebut. Tanpa hipnotis, operasi besar semacam itu umumnya dilakukan dengan bius total.

Adalah Marianne Marquis, salah satu pasien yang mencoba metode hipnotis saat menjalani operasi tiroid. Selama operasi, ia tidak merasakan sakit. Ia justru merasa seperti sedang berlibur di pantai menapaki pasir-pasir yang basah tersapu ombak. Apa yang ia rasakan sesuai dengan sugesti yang diberikan sang hipnoterapis.

Marianne merasakan efek positif dari hipnotis. Selain terhindar dari efek buruk bius total, ia juga merasakan waktu pemulihan yang lebih cepat. Kebutuhan obat penghilang rasa sakit pun lebih sedikit dibandingkan pasien yang menjalani metode bius total.

Berikut foto penerapan operasi dengan terapi hipnotis :








Keterangan :
1. Pic 1 : Ahli anestesi Fabienne Roelarts (kanan) mencoba menyadarkan pasien dari keadaan terhipnotis usai menjalani operasi tiroid di Cliniques Universitaires St. Luc Hospital di Brussels. 
2. Pic 2 : Ahli anestesi Fabienne Roelarts (kanan) mencoba menyadarkan Christel Place dari keadaan terhipnotis usai menjalani operasi tiroid di Cliniques Universitaires St. Luc Hospital di Brussels. 
3. Pic 3 : Dokter Michel Mourad (kiri) dan ahli anestesi Roelarts Fabienne (kanan) mempersiapkan proses operasi dengan meng-hipnotis pasien di Cliniques Universitaires St. Luc Hospital. 
4. Pic 4 : 
Ahli anestesi Fabienne Roelarts memeriksa keadaan pasien yang dihipnotis saat dokter Michel Mourad melakukan operasi tiroid di Cliniques Universitaires St. Luc Hospital, Brussel, Belgia. 
5. Pic 5 : Ahli anestesi Fabienne Roelarts memeriksa keadaan pasien yang dihipnotis saat dokter melakukan operasi tiroid di Cliniques Universitaires St. Luc Hospital, Brussel, Belgia, Jumat (15/7). 
6. Pic 6 : Christel Place (kanan) tersenyum usai menjalani operasi tiroid menggunakan metode hipnotis di Cliniques Universitaires St. Luc Hospital, Brussels, Belgia, Jumat (15/7). 
 
 
 
Sumber : Vivanews.com
 
 
 
 

0 Komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!