Senin, 28 Februari 2011

Puskesmas & RS Swasta Harus Punya Perawatan Paliatif


Pengobatan paliatif selama ini hanya ada di kota-kota dan rumah sakit besar saja padahal tempat pelayanan kesehatan terdekat warga adalah puskesmas. Maka itu puskesmas dan rumah sakit swasta juga harus punya pelayanan paliatif.

Perawatan paliatif artinya meringankan penderitaan si pasien yang sudah sakit parah dan tidak dapat disembuhkan seperti kanker, AIDS, diabetes atau gagal organ. Tujuannya agar penderita kanker dapat menjalani hari-hari terakhirnya dalam keadaan senang.

Perawatan paliatif
merupakan metode yang ampuh dalam membantu pasien lepas dari penderitaannya, baik nyeri berkepanjangan ataupun keluhan lain. Kondisi ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dan juga keluarganya.

Sejak tahun 1992-2010 pelayanan perawatan paliatif baru ada di 6 ibukota besar yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Sulawesi Selatan.

Perawatan paliatif kebanyakan terdapat di rumah sakit pemerintah seperti RS Hasan Sadikin Bandung, RSCM, RSK Dharmais, RSU Dr Soetomo Surabaya, RS Sanglah Bali, RS Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

"Puskesmas atau rumah sakit swasta merupakan tempat pelayanan kesehatan yang paling mudah diakses oleh masyarakat dan perawatan paliatif seharusnya juga harus ada disana," jelas Dr Maria Astheria Witjaksono, MPALLC (FU), Kepala Unit Paliatif RS Kanker Dharmais, dalam acara Seminar World Hospice and Palliative Care Day 2010 di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Kamis (28/10/2010).

Menurut Dr Maria, bila tenaga kesehatan mampu menyediakan pelayanan peliatif sendiri, maka pasien dengan penyakit yang tidak bisa disembuhkan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit besar.

"Kami sangat terbantu bila tenaga kesehatan di Puskesmas bisa memberikan pelayanan paliatif. Tapi kendalanya, masih banyak dokter yang belum tertarik dengan paliatif," jelas Dr Maria.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Prof Dr dr Angela Bibiana Maria Tulaar, SpKFR(K), Guru Besar FKUI, menuturkan ada organisasi Masyarakat Paliatif Indonesia(MPI) yang bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bertugas untuk menyebarluaskan informasi paliatif seperti melalui seminar dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

MPI juga menyiapkan pedoman untuk memulai suatu perawatan paliatif, baik untuk Puskesmas, rumah sakit swasta dan layanan kesehatan lainnya.

"Kami harap ada follow up yang positif setelah seminar ini agar baik Puskesmas maupun rumah sakit swasta bisa menyediakan pelayanan paliatif," tutup Prof Angela


Sumber : Detikhealth.com


1 komentar:

  1. perawatan paliatif juga tersedia di Rumah Sakit Baptis Batu sejak tahun 2008..

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!