Senin, 17 Oktober 2011

Kerugian Minum Multivitamin

Mengonsumsi multivitamin bagi sebagian besar orang sudah menjadi agenda wajib harian, seperti halnya makan. Begitu larisnya suplemen yang dianggap pelengkap nutrisi ini, tiap tahunnya di Amerika Serikat saja dikeluarkan uang 20 juta dollar Amerika untuk membeli suplemen.

Sayangnya ternyata konsumsi suplemen vitamin itu tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan; jauh dari penyakit dan panjang umur. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal kesehatan Archives of Internal Medicine menyebutkan beberapa jenis suplemen malah akan memperpendek umur!

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menggunakan informasi dari 40.000 wanita yang mengisi kuesioner beberapa kali dalam kurun waktu 22 tahun. Mereka menjawab pertanyaan mengenai berbagai isu kesehatan, termasuk kebiasaan mengonsumsi suplemen.

Kemudian hasil data tersebut dicocokkan dengan catatan kesehatan negara dan indeks kematian nasional AS. Hasilnya para peneliti mengidentifikasi beberapa jenis suplemen yang bisa mempercepat kematian, yakni vitamin B6, asam folat, zat besi, magnesium, zinc, serta tembaga.

Beberapa dari suplemen itu memang hanya meningkatkan risiko kematian sedikit lebih tinggi dalam periode penelitian. Tetapi ada juga yang angka kenaikannya cukup signifikan, sekitar 18 persen.

Jaako Mursu, Ph.D, ketua penelitian ini menyebutkan hasil riset ini mungkin tidak sama pada responden pria. Ia menjelaskan, konsumsi suplemen multivitamin sebaiknya hanya dilakukan jika kita punya riwayat kekurangan vitamin sebelumnya. "Minum tambahan suplemen vitamin dan mineral tampaknya justru bisa membahayakan," katanya.

Mursu menambahkan, segala hal yang berlebihan, termasuk air, bisa berbahaya. Suplemen multivitamin pada umumnya mengandung dosis tinggi vitamin dan mineral, di mana hal itu tidak akan terjadi jika kita memenuhinya dari makanan. Keuntungan lain dari memenuhi gizi dari bahan pangan sehari-hari adalah variasi jenis dan kombinasi daripada jika kita mengasupnya dari suplemen.

"Untuk memenuhi kebutuhan gizi, konsumsilah buah dan sayuran, juga biji serelia utuh, dalam jumlah yang cukup dan bervariasi," katanya.

Bahan-bahan makanan bukan hanya mengandung vitamin dan mineral yang cukup, tapi kombinasi dari berbagai variasi makanan itu juga lebih bermanfaat untuk tubuh ketimbang pil suplemen.

"Jika Anda tidak punya alergi pada makanan tertentu, makanlah berbagai ragam bahan pangan," katanya.
 
 
 
Sumber : Kompas.com
 
 
 
 

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!