Minggu, 18 September 2011

Mengapa Kita Bisa Terkena Flu & Demam?

Flu adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Flu ini tidak sama dengan pilek, meskipun memiliki banyak gejala yang sama. Pilek disebabkan oleh virus yang berbeda, dan cenderung memiliki gejala lebih ringan dari flu. Pilek juga cenderung tidak menyebabkan komplikasi serius.

Ketika virus flu masuk ke tubuh, bergerak ke dalam saluran pernafasan. Sesampai di sana, ia mengikat ke permukaan sel. Virus ini kemudian membuka dan melepaskan informasi genetik (RNA) ke dalam inti sel. inti adalah tempat dimana informasi genetik sel (DNA dan RNA) disimpan. Virus ulangan, atau salinan sendiri, dan mengambil alih fungsi sel. Salinan virus bergerak ke membran sel sampai sel akhirnya mati dan melepaskan mereka ke dalam tubuh, di mana mereka pergi untuk menginfeksi sel lainnya.

Jaringan pernapasan membengkak dan menjadi meradang (peradangan biasanya sembuh dalam beberapa minggu). Sebagai virus bergerak melalui saluran pernafasan dan ke dalam aliran darah, gejala pertama mulai muncul. Proses replikasi terus sampai beberapa hari, hingga sistem kekebalan tubuh mulai melawan virus.

Singkatnya, didalam tubuh manusia terdapat antibodi yang berperang melawan bakteri penyakit, mereka inilah yang berperang melawan penyakit. Karena tubuh manusia mengeluarkan panas lalu aktivitas virus terhenti oleh panas tersebut. Jika panasnya berlangsung terus hingga 40, virus tidak akan berkembang biak dan sambil dikalahkan antibodi jumlahnya akan berkurang. Lalu esok harinya secara alami demam akan menurun dan antibodi menang.

Gejala flu dapat mencakup salah satu atau semua hal berikut :
1. Batuk
2. Bersin
3. Demam
4. Tubuh Sakit
5. Berair hidung dan / atau kemacetan
6. Kelelahan

Gejala ini, meskipun tidak nyaman, umumnya tidak berbahaya. Tetapi flu juga melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga rentan terhadap infeksi yang lebih serius. Individu yang berisiko tinggi khususnya rentan terhadap komplikasi serius, seperti:

1. Bakteri pneumonia
2. Dehidrasi
3. Sinus masalah dan infeksi telinga (terutama pada anak-anak)
4. Memburuknya kondisi yang sudah ada sebelumnya, seperti asma atau diabetes

Nah sekarang, obat flu yang biasanya digunakan untuk demam adalah obat penurun panas. Menurut Anda, kalau orang yang terkena flu diberikan obat-obatan demikian!? Padahal tubuh kita sengaja mengeluarkan panas untuk membunuh virus. Jika demam ini malah dipaksa turun, maka virus yang telah melemah akan memulihkan diri dan semakin bertambah banyak, lebih buruk lagi bisa menimbukan penyakit yang menyebabkan kematian. Jika demam diturunkan dengan obat flu, justru akan berkepanjangan, sebaliknya jika dibiarkan dan istirahat, akan cepat sembuh. Apalagi setelah antibodi menjadi sehat kembali, kita akan lebih kuat terhadap virus flu.

Jadi, kalau tahu hanya masuk angin biasa, flu dan demam, tak perlu dokter, selama tidak memburuk jadi radang paru-paru dapat disembuhkan dengan istirahat total tanpa obat. Dengan memberikan obat bukan berarti bisa sembuh, bahkan ada juga penyakit yang disebabkan obat

Jadi kesimpulannya, pemicu flu dan demam biasanya karena kelelahan daya tahan tubuh menurun sehingga virus menyebabkan kita terkena flu, dan peradangan pada lambung & usus. Lalu penderita harus istirahat total, hindari makanan berat, jangan paksakan kalau tidak ingin mutah karena jika dipaksakan akan membebani pankreas dan memperburuk kondisi. Head cool & feet warm maksudnya, dengan mendinginkan kepala dan menghangatkan kakimu, demam akan turun dalam 2 hari.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Memeriksakan Diri Kedokter?
1. Demam Berkelanjutan Sampai 3 Hari
2. Mengeluarkan Dahak yang Berwarna
3. Saat Mengetahui Gejala Tidak Biasa Lainnya
4. Selain itu saat timbul kondisi Abnormal

Semoga bermanfaat!


 
 

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!