Sabtu, 12 November 2011

Kisah Bayi 11-11-11, Dari yang Spontan Hingga Dipaksa Keluar

Film 11-11-11 Sebuah Fenomena Angka Kramat
Seberapa menarikkah Angka 11-11-11?
Tidak semua kelahiran bayi di tanggal cantik 11-11-11 dilakukan dengan operasi caesar, ada juga yang sangat beruntung lahir secara normal. Begitu juga yang caesar, tak semuanya atas kemauan sendiri, ada juga yang hanya karena 'terpaksa'.

1. Beruntung Lahir Spontan
Salah satu bayi yang beruntung bisa lahir melalui persalinan normal adalah Aruni Anargia, anak dari pasangan Dyah Mukti Nastiti (30 tahun) dan Budi Riva (30 tahun) yang lahir pada pukul 07.20 WIB pagi tadi. Aruni yang dipanggil Runi,-- karena orangtuanya penggemar pesepakbola MU Wayne Rooney, lahir dengan panjang 51,5 cm dan berat 3,17 kg.

Sang ibu, Dyah sama sekali tidak menyangka anaknya lahir pada hari ini. Bahkan saat terakhir kali melakukan kontrol ke dr Krisnamurti, SpOG pada 10 November, belum tampak adanya tanda-tanda kontraksi dan diperkirakan baru akan lahir tanggal 13 November.

Baru pada pukul 22.30 malam harinya, Dyah mulai merasakan mulas pertanda kandungannya mulai berkontraksi. Selepas subuh atau tepatnya pukul 5.30, Dyah masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSIA Brawijaya dengan kondisi sudah bukaan 4 dan akhirnya melahirkan pukul 07.20 WIB.

"Bersyukur sih pasti, karena tanggal lahirnya jadi mudah diingat. Tapi kalau dikaitkan dengan mitos-mitos, saya bukan tipe orang yang percaya begituan," ungkap Dyah yang masih terbaring lemah di RSIA Brawijaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2011).

2. Terpaksa Dikeluarkan
Jika Dyah bisa melahirkan bayinya melalui persalinan normal, Nurthalia (31 tahun) terpaksa melahirkan anak laki-lakinya pada tanggal cantik 11-11-11 melalui operasi caesar. Namun operasi itu juga tidak direncanakan, sebab ada kondisi medis yang memaksanya untuk mempercepat kelahiran.

Menurut perkiraan sebelumnya, bayi laki-laki yang belum diberi nama ini seharusnya lahir tanggal 23 November. Namun proses kelahiran akhirnya harus dipercepat pada pekan ke-39 karena kondisi Nurthalia tidak memungkinkan untuk menunggu lebih lama lagi.

"Selain ada indikasi medis pada ibunya, posisi bayinya juga tidak menguntungkan. Posisinya melintang sehingga memang harus dilahirkan melalui operasi caesar," ungkap Alkaf (31 tahun), suami Nurthalia yang sedang menunggui bayinya di ruang perawatan bayi baru lahir.

Akhirnya, Nurthalia 'terpaksa' melahirkan bayinya pada tanggal cantik demi menyelamatkan dirinya sendiri maupun bayi dalam kandungannya. Meski begitu, Alkaf mengaku ikut bersyukur karena meski kelahiran anak pertamanya ini memang agak dipaksakan.

Sementara itu salah satu dokter kandungan dari RSIA Brawijaya, Dr Dewi Prabarini, SpOG membenarkan bahwa proses persalinan kadang-kadang harus dipercepat karena alasan medis yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Contohnya jika air ketuban habis atau posisi leher bayi terlilit tali pusar.

"Kemarin ada pasien kita yang sudah jauh-jauh hari merencanakan kelahiran tanggal 11-11-11. Tapi karena ada kondisi yang memang tidak memungkinkan, maka bayinya harus kita keluarkan tanggal 10 November. Cuma kurang sehari, tapi tidak bisa ditunda lagi," kata Dr Dewi.

3. Karena Tergiur oleh Hadiah
Seorang dokter kandungan dari Iowa, Amerika Serikat, Ross Valone menawarkan promo unik menyambut tanggal cantik 11-11-11. Ibu-ibu yang melahirkan pada tanggal tersebut akan mendapatkan pengembalian ongkos persalinan secara utuh, senilai kurang lebih US$ 900-2.000 atau sekitar Rp 8-18 juta.

Uang itu tidak akan dikembalikan secara tunai, melainkan ditransfer di bank sebagai tabungan hari depan untuk si bayi. Oleh karena itu, hadiah tersebut belum boleh dicairkan sebelum anak yang lahir di tanggal cantik itu berusia 21 tahun.

4. Membawa Keberuntungan
Permintaan untuk melahirkan pada tanggal 11-11-11 juga meningkat di India, karena angka ini dianggap membawa keberuntukan dan kesejahteraan dalam tradisi agama Hindu. Seperti dikutip dari Telegraph, angka 1 kembar 6 adalah simbol matahari sebagai pemberi hidup.


Sumber : Detikhealth.com



0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!