Kamis, 11 Agustus 2011

Minum Banyak Air Saat Tidak Haus, Dapat Mengganggu Konsentrasi


Banyak orang yang menyarankan minum delapan gelas air putih setiap hari demi kesehatan. Cara ini dianggap dapat mencegah kerusakan ginjal, menurunkan berat badan, dan meningkatkan konsentrasi.

Tetapi, baru-baru ini sebuah penelitian menemukan bahwa minum delapan gelas air tidak memiliki dampak positif bagi tubuh dan dapat membahayakan. Mereka mengatakan bahwa klaim ilmiah di balik fungsi minum banyak air adalah sebuah omong kosong.

Bahkan peneliti mengungkap bahaya dehidrasi hanya mitos. Tidak ada bukti yang mengatakan bahwa air dapat mencegah berbagai macam penyakit.

“Saran untuk meminum air sebanyak enam sampai delapan gelas perhari adalah omong kosong. Manfaat minum air pun telah dibesar-besarkan dengan maksud sebagai promosi merek air kemasan,” ujar peneliti Margaret McCartney, dikutip Daily Mail.

Penelitian yang dipublikasi dalam British Medical Journal ini menunjukkan bahwa ketika minum banyak air saat tidak haus, justru dapat mengganggu konsentrasi. McCartney juga menunjukkan dalam bukti-bukti terpisah yang mengungkap kalau bahan kimia dalam botol air kemasan dapat berbahaya bagi kesehatan.

Menurutnya, minum dalam jumlah yang berlebihan, juga dapat menyebabkan sulit tidur. Itu karena orang akan mudah terbangun di malam hari untuk buang air kecil.

Penelitian lain bahkan menunjukkan bahwa minum air berlebihan dapat merusak ginjal, bukan mencegah kerusakan ginjal. Secara mengkhawatirkan, Dr. McCartney juga memperingatkan bahwa asupan air berlebihan dapat menyebabkan kondisi yang jarang terjadi namun fatal. Yaitu hyponatraemia, menurunnyaa level garam dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembengkakan otak.

Sebagai contoh, aktor Anthony Andrews terkena penyakit setelah minum terlalu banyak air selama latihan untuk perannya di film West End pada tahun 2003. Dokter lainnya juga mengatakan bahwa tidak ada dasar medis di balik klaim yang mengatakan minum banyak air dapat membantu penurunan berat badan karena dapat menekan nafsu makan.

“Bukti saat ini adalah memang tidak ada bukti,” kata professor Stanley Goldfarb, ahli metabolisme dari Universitas Pennsylvania.

Menurutnya, jika anak-anak minum lebih banyak air daripada minuman bersoda memang bagus. Tapi, tidak ada bukti yang mengatakan air putih dapat menekan nafsu makan.


Sumber : VIVAnews.com  



0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!