Rabu, 31 Agustus 2011

Kumpulan Nasehat Bijak Seorang Ayah Kepada Anaknya

Pesan seorang ayah kepada anaknya

1. Cobalah kamu mulai dari sekarang, jangan sampai sekarang kamu enak tidur tapi ketika kamu tua bahkan mau tidur tidak bisa, yang disuruh ngerjain ini atau itu, cobalah mulai nak, mulai kamu belajar mati-matian sampe nangis darah tapi kedepannya kamu sukses nak!

2. Jangan selalu lihat ke atas, liahtlah ke bawah, syukuri apa yang usdah kamu punya, jangan cuma menuntut dan nuntut. Kapan kamu mau bersyukur? ayah yakin banyak temen kamu yang lebih kaya, tapi ayah juga yakin masih banyak temen kamu yang buat bayaran sekolah saja masih harus berpikir?

3. Sekarang kamu naik motor kemana-mana, jangan sampaii kamu nanti tua malah antar orang kemana-mana naik motor buat makan (ngojek), jangan sekarang kamu masih bisa bayar angkot, tapi nanti gsaat dewasa buat kasih anak ongkos naik angkot saja berat!

4. Cobalah kamu mulai berpikir, ayah sekarang masih bisa beli barang-barang mewah seperti mobil, rumah, tv, komputer, internet, tapi nanti kalo kamu udah besar, kepikiran ga sama kamu buat beli barang-barang seperti itu?

5. Kamu harus jadi orang lebih dari ayah, kalau cuma sama saja seperti ayah buat apa?

6. Jangan pernah membentak orang tua kamu! apalagi ibu kamu! ayah paling tidak suka! jika sampai orang tua kamu sudah tidak ridho dengan anaknya sendiri maka HANCURLAH! Memang tidak semua, tapi seandainya kamu sukses tapi orang tua tidak ridho, tidak ada artinya itu hidup misalnya Gayus harta milyar-milyar tapi orang tua tinggal di kontrakan!

7. Ayah bilang ini itu buat kamu nak! buat hidup kamu! tidak ada kamu belajar pintarnya buat ayah, kamu olahraga sehatnya buat ayah, tidak ada!kamu jadi orang sukses pun inget kata ayah ini. Belum tentu ayah minta sepeser pun dari kamu! tapi yang namanya kebanggaan .

8. Kamu tidak perlu yang namanya pintar kalo tidak bisa, tidak perlu olahragawan kalo kamu tidak mampu!tapi bakat! bakat atau hobi yang harus kamu punya! keahlian! itu yang nanti bikin kamu berguna bagi diri kamu dan orang lain.

9. Ukuran orang sukses itu bukan banyaknya harta nak, tapi dia berguna bagi diri dia sendiri dan orang lain, itulah ukuran kesuksesan!

10. Jadilah orang yang luar biasa! jangan jadi orang yang biasa-biasa saja! kalo kamu jadi orang yang biasa aja, bos kamu gaji kamu biasa-biasa saja, kamu sekolah biasa2 aja, idup biasa2 aja?mau kamu idup kayak gitu?memang tidak salah hidup seperti itu, orang banyak kok tinggal di kolong jembatan bisa hidup tapi KUALITAS HIDUP kamu yang begitu, tidak akan bikin kamu bahagia!

11. Kamu pernah tidak kepikiran buat beli barang-barang tersier yang kayak sekarang kamu miliki? Kalau Zaman sekarang gaji kamu cuma (maaf bukan menyinggung) 2-3 juta nak!tidak akan cukup! buat hidup kamu sebulan aja uang saku kamu 400, les kamu 500, private kamu 800, uang sekolah 400, sudah berapa?itu cuma buat kamu, belom kakak-kakak kamu, adek kamu, listrik, air dan segala macam?cukup nak?CUKUP?

12. Tidak selamanya kita hidup di atas, jadi hati-hati nak, banyak contoh : tidak usah jauh-jauh, liaht adek laki-laki dari ibu kamu, tidakada 1 pun yang jadi! padahal dulu kalau makan duren 1 anak 3 duren, 1 anak 1 mobil, kamu bayangin!sekarang kamu lihat apa?apa yang mereka punya?kamu laki-laki  JADILAH LAKI-LAKI bangun tidur push up!sebelum tidur push up! pagi pagi lari pagi sampai kaki serasa mau patah!berenang sampai kamu tidak  kuat bahkan buat nafas! jangan manja jadi anak laki-laki! kamu dan kakak kamu yang ayah andalkan nak!

13. Ayah tidak akan menngatur jalan hidup kamu, kamu mau kuliah di mana, kerja di mana, ayah tidak akan mengaturnya. Ayah cuma memfasilitasi saja, kewajiban ayah cuma membiayai, kamu yang yang menjalaninya nak..!

14. Ayah tidak akan pernah menentukan jodoh kamu, atau masalah setuju atau tidak setuju dengan wanita  yang kamu pilih, kamu udah tau seberapa ukuran pantas.. Kamu sendiri yang punya ukuran pantas atau tidak pantas, cocok atau tidak cocok, yang jelas yang kamu pilih itu terbaik buat kamu!

15. Zaman sekarang nak, jika kamu tidak punya uang, apapun yang kamu katakan hanya dipandang sebelah mata, walaupun yang kamu katakan itu benar, tapi orang yang punya uang, kedudukan, apapun yang dia katakan, yang salah saja bisa jadi benar, jadi zaman sekarang tidak ada itu yang namanya emas walau jatuh ke lumpur tetaplah emas!



Sumber : Terberita.blogspot.com 


0 Komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, Semoga dapat memberi wawasan yang lebih bermanfaat!